Perhatian terhadap dua bocah pemulung yang merupakan kakak beradik, Fikri Ibrahim (6) dan Noval (4), terus berdatangan setelah kisah mereka viral di media sosial.
Tim dari Sekretaris Kabinet RI mendatangi kediaman mereka di Dusun Cisetra RT 02 RW 05, Desa Sukaraja, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyapa langsung kedua anak tersebut. Sekaligus menyerahkan bantuan berupa mainan sebagai .bentuk perhatian dari pemerintah.
Sebelumnya, Fikri menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya memungut botol plastik dan kardus bekas di kawasan Cakung, Jakarta Timur, tersebar luas di media sosial. Dalam video itu, bocah tersebut terlihat mengumpulkan barang rongsokan untuk dijual demi membantu neneknya.
Tim Seskab RI Kunjungi Rumah Bocah Pemulung yang Viral di Sumedang
Asisten Seskab RI, Cello mengatakan, kedatangan tim merupakan bentuk perhatian dari pemerintah. Kunjungan ini juga membawa salam dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, sekaligus memberikan dukungan moral kepada Fikri dan keluarganya.
“Kami mewakili Bapak Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memang menjadi atensi juga. Kita menyapa langsung dan memberikan sedikit buah tangan buat adik-adik kita yang luar biasa ini. Tadi kita juga sudah berbincang dengan Fikri dan Noval. Keduanya anak-anak ini punya rasa empati yang sangat tinggi,” kata Cello.
Ia menilai kedua anak itu memiliki kepedulian besar terhadap keluarga mereka meski masih sangat kecil. Cello juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga dan mengawasi anak-anak.
“Bapak Sekretaris Kabinet menyampaikan salam kepada adik-adik kita ini supaya semangat dan juga kepada orang tuanya. Agar kita bisa sama-sama memberikan pengawasan yang baik kepada anak-anak, dan juga menjadi pengingat bahwa anak ini adalah anugerah dari Tuhan yang sangat berharga,” ucapnya.
Bantu Pendidikan Melalui Program Sekolah Rakyat
Cello menambahkan, perhatian masyarakat di media sosial terhadap kisah bocah pemulung tersebut menunjukkan besarnya kepedulian publik. Hal itu juga menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memastikan anak-anak mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan.
Selain bantuan langsung, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk masa depan pendidikannya. Kedua anak tersebut rencananya akan melanjutkan pendidikan melalui program sekolah rakyat.
“Sekolah rakyat ini kan sudah tersedia tempat tinggal, ada asramanya, ada juga makan, tempat tinggal yang layak. Serta fasilitas pembelajaran yang layak,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, kunjungan tim Sekretariat Kabinet menjadi bentuk dukungan nyata bagi Fikri setelah sebelumnya bocah pemulung yang viral ini dipulangkan dari Jakarta Timur ke Sumedang.
Pihak kepolisian akan memantau kondisi lingkungan tempat tinggal Fikri agar anak tersebut dapat tumbuh dalam suasana yang mendukung pendidikan, dan kehidupan yang lebih baik.
“Kita doakan Fikri dapat berkembang menjadi anak yang berprestasi dan kelak mampu membanggakan keluarga. Serta meningkatkan kesejahteraan dan menaikkan derajat orang tuanya,” pungkasnya.
****









