Menu

Mode Gelap
Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan demi Kedaulatan Bangsa Kisah Ibu di Cilegon: Andalkan Telur Dadar Campur Air, Kini Bersyukur Program MBG Berjalan Lagi Hinca Pandjaitan: Masukan Aktivis Jadi Bahan Penting Penyempurnaan RUU Polri Kaltim lestarikan alat musik tradisional Sampe Dayak sebagai identitas bangsa Dari Hutan Sulawesi ke Panggung Dunia: Kisah Nilam Indonesia yang Menghidupi Ribuan Petani Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK

Warta Nusantara

Kemenlu RI Pastikan Koordinasi Intensif Pelindungan WNI di Timur Tengah

badge-check


					Kemenlu RI Pastikan Koordinasi Intensif Pelindungan WNI di Timur Tengah Perbesar

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) memastikan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menyusul eskalasi konflik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Melalui akun resmi X (Twitter) @Kemlu_RI, Minggu (1/3/2026), Kemlu menyampaikan bahwa Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah menjalin komunikasi intensif dan koordinasi aktif dengan para WNI di wilayah kerja masing-masing.

“Perwakilan RI telah mengimbau seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat,” ujar Kemenlu melalui unggahannya.

Imbauan tersebut juga berlaku bagi WNI yang mengalami kendala perjalanan akibat situasi keamanan yang berkembang.

“Imbauan ini juga ditujukan kepada WNI yang mengalami kendala perjalanan akibat situasi yang berkembang di kawasan Timur Tengah,” lanjut Kemenlu.

Kemlu juga mengingatkan masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana tersebut.

Masyarakat diminta menunda perjalanan hingga kondisi keamanan dinilai lebih kondusif.

“Kementerian Luar Negeri bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan akan terus memantau dan melakukan asesmen menyeluruh terhadap dinamika situasi keamanan serta kondisi riil di lapangan,” demikian pernyataan Kemlu.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan serta menentukan langkah penanganan yang tepat sesuai perkembangan situasi.

Hotline Darurat bagi WNI Dalam kondisi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI di nomor: +62 812-9007-0027. Selain itu, berikut nomor hotline Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah: KBRI Riyadh: +966 569173990 KJRI Jeddah: +966 503609667 KBRI Abu Dhabi: +971 566156259 KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611 KBRI Doha: +974 44657945 / 44664981 / 33322875 KBRI Kuwait City: +965 97206060 / +965 97809760 KBRI Manama: +973 38791650 KBRI Amman: +962 779150407 KBRI Baghdad: +964 7769842020 KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889 KBRI Beirut: +961 70817310 KBRI Damaskus: +963 954444810.

Kemlu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelindungan maksimal bagi seluruh WNI di luar negeri serta memastikan informasi terkini dapat diakses dengan cepat dan akurat oleh masyarakat.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG prakirakan potensi gelombang hingga 4 meter di perairan selatan

3 Juni 2026 - 06:25 WITA

BPS: Neraca dagang RI Januari-April 2026 surplus 5,64 miliar dolar AS

2 Juni 2026 - 05:58 WITA

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan

1 Juni 2026 - 07:02 WITA

Tanah Ambles, Air Laut Naik, BRIN: Kawasan Pantura Jawa Semakin Terancam Tenggelam

31 Mei 2026 - 06:20 WITA

LAN: ASN harus jadi teladan etika digital berdasarkan Pancasila

30 Mei 2026 - 01:40 WITA

Trending di Warta Nusantara