Menu

Mode Gelap
Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan demi Kedaulatan Bangsa Kisah Ibu di Cilegon: Andalkan Telur Dadar Campur Air, Kini Bersyukur Program MBG Berjalan Lagi Hinca Pandjaitan: Masukan Aktivis Jadi Bahan Penting Penyempurnaan RUU Polri Kaltim lestarikan alat musik tradisional Sampe Dayak sebagai identitas bangsa Dari Hutan Sulawesi ke Panggung Dunia: Kisah Nilam Indonesia yang Menghidupi Ribuan Petani Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK

Serba Serbi

Tarawih Perdana di Masjid IKN Disiarkan Langsung

badge-check


					Tarawih Perdana di Masjid IKN Disiarkan Langsung Perbesar

Masjid Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menggelar salat tarawih perdana sejak pembangunannya. Kapasitas Masjid Negara IKN menampung hingga puluhan ribu jemaah.

Dalam siaran langsung YouTube IKN Indonesia dilihat, Rabu (18/2/2026), terlihat ruang salat utama dipadati jemaah. Shaf sebelah kanan di belakang imam diisi jemaah laki-laki, sedangkan di sebelah kiri diisi jemaah perempuan.

Dinding ruang masjid utama tersebut bernuansa cokelat dan emas. Di tempat imam, tampak ornamen emas dengan hiasan kaligrafi Allah dan Muhammad di sebelah kanan dan kiri.

Sebelumnya, Wamenag Romo Muhammad Syafi’i memastikan Masjid Negara di IKN siap untuk digunakan salat tarawih selama Ramadan. Wamenag meninjau langsung sekaligus memimpin salat subuh berjemaah di sana, Kamis (12/2) lalu.

“Kami bersyukur hari ini dapat bekerja dan melakukan peninjauan ini. Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan masjid, khususnya menjelang rencana pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan di kawasan IKN,” ujar Wamenag, dikutip detikHikmah dari laman resmi Kemenag, Kamis (12/2/2026).

Wamenag juga mengungkapkan Menteri Agama Nasaruddin Umar berencana salat tarawih sekaligus memberikan tausiyah di Masjid IKN, pada 2 Ramadan 1447 H.

Masjid IKN dirancang sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan utama di ibu kota baru. Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur Kementerian Pembangunan Umum melalui Efry Biaktama Meliala menjelaskan bahwa kapasitas masjid pada tahap awal mencapai sekitar 29.000 jemaah. Ke depan, kapasitas tersebut akan dikembangkan hingga mampu menampung kurang lebih 60.000 jemaah.

Kehadiran Plaza Ramadan di sekitar masjid diharapkan menjadi ruang pendukung aktivitas masyarakat selama bulan puasa, sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat interaksi sosial dan ekonomi.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kaltim lestarikan alat musik tradisional Sampe Dayak sebagai identitas bangsa

5 Juni 2026 - 06:01 WITA

Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut

4 Juni 2026 - 04:29 WITA

Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal

3 Juni 2026 - 06:33 WITA

Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura

3 Juni 2026 - 06:28 WITA

Tekad Eksel Runtukahu Maksimalkan Kesempatan Dipanggil Timnas Indonesia

1 Juni 2026 - 10:54 WITA

Trending di Serba Serbi