Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Banyak Kekayaan RI Tak Dijaga, Prabowo: Saya Tidak Akan Mundur

badge-check


					Banyak Kekayaan RI Tak Dijaga, Prabowo: Saya Tidak Akan Mundur Perbesar

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyoroti lemahnya penjagaan terhadap kekayaan nasional yang dinilai masih banyak bocor dan hilang ke luar negeri. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Sabtu (8/2/2026).

Prabowo menegaskan bahwa sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, dirinya telah bersumpah menjalankan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk mengemban tugas utama presiden untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Presiden menekankan, makna perlindungan tersebut tidak terbatas pada ancaman fisik semata, tetapi juga mencakup ancaman kemiskinan, kelaparan, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang layak.

Dalam kerangka itu, Prabowo menyebut mandat konstitusi juga mengharuskannya menjaga dan melindungi seluruh kekayaan milik rakyat Indonesia. Menurutnya, pengelolaan kekayaan nasional secara benar dan berpihak pada rakyat merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan.

“Hanya dengan pengelolaan kekayaan bangsa, baru kita bisa sungguh-sungguh sejahtera,” kata Prabowo dalam pidatonya di hadapan ribuan warga Nahdlatul Ulama.

Namun, setelah mempelajari berbagai data dan fakta sejak menjabat, Prabowo mengaku menemukan persoalan serius. Indonesia disebut dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, tetapi banyak di antaranya tidak dijaga dengan baik oleh elite bangsa.

“Ternyata saya menemukan terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga. Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri, terlalu banyak yang hilang dari tanah kita, dan terlalu banyak yang dibawa lari ke luar negeri,” tegas Prabowo.

Kata Presiden Prabowo, pemerintah tidak boleh ragu untuk menyatakan kebenaran dan kesalahan secara tegas. Menurutnya, sikap tegas diperlukan agar negara tidak terus dirugikan oleh praktik korupsi, penipuan, dan manipulasi.

“Pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, dan pengerukan terhadap kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan ragu-ragu dan tidak akan mundur setapak pun,” ujar Presiden.

Prabowo juga menyampaikan bahwa ia merasakan besarnya harapan masyarakat agar Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bertekad menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia.

“Kalau kita berani, pandai, dan bertekad, Insya Allah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat Indonesia hidup sejahtera,” tandasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara