Menu ✖

Mode Gelap
Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

Warta Daerah

Klenteng See Hien Kiong, Cagar Budaya Bersejarah Sejak 1841

badge-check


					Klenteng See Hien Kiong, Cagar Budaya Bersejarah Sejak 1841 Perbesar

Pemerintah Kota Padang berencana merevitalisasi Klenteng See Hien Kiong yang berlokasi di Jalan Klenteng No. 312, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

Klenteng See Hien Kiong merupakan bangunan cagar budaya yang telah berdiri sejak 1841, dan menjadi pusat ibadah masyarakat etnis Tionghoa di Padang. Namun, gempa bumi pada 30 September 2009 menyebabkan kerusakan berat sehingga klenteng tidak lagi berfungsi secara optimal.

Fadly Amran saat mendampingi Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meninjau klenteng ini, menyampaikan harapannya agar Kementerian Kebudayaan memberikan dukungan penuh terhadap revitalisasi Klenteng See Hien Kiong.

“Revitalisasi ini tidak hanya menyelamatkan bangunan cagar budaya, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan Kota Tua. Kami berharap dukungan kementerian, karena ini sejalan dengan Progul Jelajah Padang yang terintegrasi dengan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pesisir pantai,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan bahwa Klenteng See Hien Kiong memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan layak mendapatkan perhatian serius dalam program pelestarian budaya nasional.

“Bangunan ini sangat bersejarah. Klenteng See Hien Kiong sudah berdiri lama, bahkan sebelum kawasan di sekitarnya berkembang seperti sekarang. Ini merupakan bagian penting dari sejarah Kota Padang dan bukti nyata akulturasi budaya di Indonesia,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon menambahkan, dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, revitalisasi klenteng ini diharapkan mampu mengembalikan fungsinya sebagai tempat ibadah, sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota multikultural.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan

24 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar

22 Oktober 2026 - 13:07 WITA

Legislator Ferdinand Djeki Dumais Bantah Terlibat Penipuan, Ancam Tuntut Balik Penyebar Fitnah

22 Oktober 2026 - 02:04 WITA

Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya

20 Oktober 2026 - 03:32 WITA

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

Trending di Warta Daerah