Menu

Mode Gelap
Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri Cerita Mistis Pembangunan Jembatan Suramadu di Film Tumbal Proyek Temuan BPK: 251 Pemegang IUP Lakukan Penambangan Tanpa RKAB Menuju Pemilu 2029, KPU Siapkan Pemutakhiran Data Pemilih dan Dapil Khusus IKN untuk Pemilihan DPD dan DPR Hakim India-Indonesia Bahas Konvergensi Tantangan Hukum Blokade Jetty PT JAS, Warga Haltim Protes Dugaan Pencemaran Laut

Warta Daerah

Klenteng See Hien Kiong, Cagar Budaya Bersejarah Sejak 1841

badge-check


					Klenteng See Hien Kiong, Cagar Budaya Bersejarah Sejak 1841 Perbesar

Pemerintah Kota Padang berencana merevitalisasi Klenteng See Hien Kiong yang berlokasi di Jalan Klenteng No. 312, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

Klenteng See Hien Kiong merupakan bangunan cagar budaya yang telah berdiri sejak 1841, dan menjadi pusat ibadah masyarakat etnis Tionghoa di Padang. Namun, gempa bumi pada 30 September 2009 menyebabkan kerusakan berat sehingga klenteng tidak lagi berfungsi secara optimal.

Fadly Amran saat mendampingi Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meninjau klenteng ini, menyampaikan harapannya agar Kementerian Kebudayaan memberikan dukungan penuh terhadap revitalisasi Klenteng See Hien Kiong.

“Revitalisasi ini tidak hanya menyelamatkan bangunan cagar budaya, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan Kota Tua. Kami berharap dukungan kementerian, karena ini sejalan dengan Progul Jelajah Padang yang terintegrasi dengan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pesisir pantai,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan bahwa Klenteng See Hien Kiong memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan layak mendapatkan perhatian serius dalam program pelestarian budaya nasional.

“Bangunan ini sangat bersejarah. Klenteng See Hien Kiong sudah berdiri lama, bahkan sebelum kawasan di sekitarnya berkembang seperti sekarang. Ini merupakan bagian penting dari sejarah Kota Padang dan bukti nyata akulturasi budaya di Indonesia,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon menambahkan, dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, revitalisasi klenteng ini diharapkan mampu mengembalikan fungsinya sebagai tempat ibadah, sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota multikultural.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Blokade Jetty PT JAS, Warga Haltim Protes Dugaan Pencemaran Laut

25 April 2026 - 07:11 WITA

APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara

23 April 2026 - 13:28 WITA

Pelayanan RSUD Kembali Normal Pasca-Aksi Mogok Tenaga Medis Aceh Besar

22 April 2026 - 07:26 WITA

Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan

18 April 2026 - 07:01 WITA

Dikonfirmasi Dugaan Proyek Tidak Sesuai Spek, Kadiskes Sukamara, Ari Junita Bungkam

17 April 2026 - 05:27 WITA

Trending di Warta Daerah