Menu

Mode Gelap
Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu Dianggap Hama di RI, Ikan Sapu-sapu Justru Kuliner Favorit Amazon Hasil Pemeriksaan BPK 2025: Soroti Menko Pangan-Menteri Kesehatan

Warta Utama

Prabowo: Warga Miskin & Tempat Terpencil Berhak Dapat Layanan Kesehatan Terbaik

badge-check


					Prabowo: Warga Miskin & Tempat Terpencil Berhak Dapat Layanan Kesehatan Terbaik Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hak atas pelayanan kesehatan yang terbaik bukan hanya milik masyarakat perkotaan. Pelayanan kesehatan terbaik juga harus bisa dinikmati oleh warga yang tinggal di wilayah miskin dan terpencil.

“Kesehatan dan pendidikan adalah bagian dari kesejahteraan, dan kesejahteraan adalah hak seluruh rakyat Indonesia termasuk yang paling miskin dan paling tinggal di paling terpencil berhak mendapat pelayanan kesehatan yang terbaik,” kata Prabowo saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Mahar Mardjono di Jakarta Timur, Selasa (26/8).

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya yang dinilai berhasil membangun fasilitas kesehatan bertaraf internasional di dalam negeri. Ia menilai hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan layanan medis yang sejajar dengan negara-negara maju.

“Saya harus menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya keberhasilan Saudara-Saudara untuk membangun fasilitas kesehatan yang bertaraf internasional,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui Indonesia masih menghadapi kendala serius dalam pemenuhan tenaga kesehatan. Kekurangan dokter, spesialis, dan tenaga paramedis bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi masalah global.

“Kita rebutan, Eropa, Amerika kekurangan dokter, kekurangan tenaga medis,” kata Kepala Negara.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan wujud nyata dari demokrasi. Menurutnya, negara yang berhasil dalam demokrasi adalah negara yang mampu menyediakan pelayanan pendidikan dan kesehatan terbaik bagi seluruh warganya.

“Pendidikan dan kesehatan adalah demokratisasi. Itu Saudara-Saudara,” tegas Presiden.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sanggupkah Satgas PKH Menjaga Eksistensinya sebagai Benteng Penjaga Aset Negara, ketika PT KBP di Barsel yang Diduga Ilegal namun Terus Menjalankan Aktivitasnya seolah Kebal Hukum?

22 April 2026 - 07:50 WITA

Kisah Pengabdian Nur, Ibu Guru Tunanetra Setiap Hari Tempuh 30 Km Demi Cerdaskan Siswa Disabilitas

21 April 2026 - 05:58 WITA

Jalan Rusak 20 Tahun di Lebak Banten Belum Tersentuh Pemerintah

19 April 2026 - 08:21 WITA

Ritual Mecak Undat Datah Bilang Diwarnai Lomba Tradisional dan Kesenian

17 April 2026 - 07:38 WITA

Viral Kisah Pilu Sri Apriliani: Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak, Menabung Meski Serba Kurang

16 April 2026 - 05:59 WITA

Trending di Warta Utama