Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Utama

Prabowo: Warga Miskin & Tempat Terpencil Berhak Dapat Layanan Kesehatan Terbaik

badge-check


					Prabowo: Warga Miskin & Tempat Terpencil Berhak Dapat Layanan Kesehatan Terbaik Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hak atas pelayanan kesehatan yang terbaik bukan hanya milik masyarakat perkotaan. Pelayanan kesehatan terbaik juga harus bisa dinikmati oleh warga yang tinggal di wilayah miskin dan terpencil.

“Kesehatan dan pendidikan adalah bagian dari kesejahteraan, dan kesejahteraan adalah hak seluruh rakyat Indonesia termasuk yang paling miskin dan paling tinggal di paling terpencil berhak mendapat pelayanan kesehatan yang terbaik,” kata Prabowo saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Mahar Mardjono di Jakarta Timur, Selasa (26/8).

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya yang dinilai berhasil membangun fasilitas kesehatan bertaraf internasional di dalam negeri. Ia menilai hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan layanan medis yang sejajar dengan negara-negara maju.

“Saya harus menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya keberhasilan Saudara-Saudara untuk membangun fasilitas kesehatan yang bertaraf internasional,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui Indonesia masih menghadapi kendala serius dalam pemenuhan tenaga kesehatan. Kekurangan dokter, spesialis, dan tenaga paramedis bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi masalah global.

“Kita rebutan, Eropa, Amerika kekurangan dokter, kekurangan tenaga medis,” kata Kepala Negara.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan wujud nyata dari demokrasi. Menurutnya, negara yang berhasil dalam demokrasi adalah negara yang mampu menyediakan pelayanan pendidikan dan kesehatan terbaik bagi seluruh warganya.

“Pendidikan dan kesehatan adalah demokratisasi. Itu Saudara-Saudara,” tegas Presiden.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan

19 Oktober 2026 - 02:57 WITA

Muhammad Saidil, Bocah 9 Tahun Kayuh Sepeda 12 Km Demi Bawa Ayah Berobat ke RSUD Sigli

16 Oktober 2026 - 02:50 WITA

Cerita ABK KM Maulana Dianiaya, Dipukul hingga Disiram Air Panas

11 Oktober 2026 - 04:57 WITA

Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Menyerah dalam Membela Kebenaran, Keadilan dan Kepentingan Rakyat

7 Oktober 2026 - 03:23 WITA

SD Negeri Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayur

2 Oktober 2026 - 07:16 WITA

Trending di Warta Utama