Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Internasional

Eropa Dilanda Kebakaran Hutan Hebat Hanguskan 1 Juta Hektare Lahan di 2025

badge-check


					Eropa Dilanda Kebakaran Hutan Hebat Hanguskan 1 Juta Hektare Lahan di 2025 Perbesar

Kebakaran hutan telah menghanguskan lebih dari 1 juta hektare lahan di Uni Eropa tahun ini. Dilansir Reuters, Berdasarkan data Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa Uni Eropa (EFIS), jumlah tertinggi dalam satu tahun sejak pencatatan resmi dimulai pada 2006.

Sebanyak 1.028.000 hektare di Uni Eropa telah dilanda kebakaran dimana area yang lebih luas dari Siprus dan lebih tinggi dari total luas lahan yang tercatat dalam 1 tahun.

Rekor sebelumnya terjadi pada 2017 ketika luas area yang terbakar mencapai sekitar 998.000 hektare.  Spanyol dan Portugal merupakan negara yang paling parah terkena dampaknya dan bersama-sama menyumbang sekitar dua pertiga dari luas area terbakar di Uni Eropa.

Data EFFIS menunjukkan peningkatan tajam kebakaran hutan selama 5 Agustus hingga 19 Agustus dimana periode yang bertepatan dengan gelombang panas selama 16 hari di Iberia.

Gelombang panas tersebut berakhir minggu lalu setelah memicu kebakaran yang menewaskan sedikitnya delapan orang di kedua negara dan memaksa layanan kereta api dan jalan ditutup.

Namun, 10 kebakaran hutan masih berkobar pada hari Selasa (26/8/2025) di wilayah Castille dan Leon di Spanyol di mana sekitar 700 orang telah dievakuasi, sedangkan kobaran api terus berlanjut di wilayah utara Galicia dan Asturias.

Di Portugal, suhu yang lebih dingin sedikit mereda, dan kebakaran di Piodao berhasil dipadamkan setelah 12 hari. Dengan lebih dari 60.000 hektare lahan yang terbakar, Piodao menjadi kebakaran hutan terbesar yang pernah tercatat di negara itu.

Perubahan iklim membuat kebakaran hutan, gelombang panas, dan kekeringan semakin sering terjadi dan parah – meskipun langkah-langkah pencegahan seperti membersihkan lahan dari vegetasi kering telah memainkan peran penting dalam membatasi kebakaran.

Kebakaran Hutan Besar di Tengah Suhu Panas Ekstrem Gelombang Panas Picu Peringatan Cuaca dan Kebakaran Hutan di Seluruh Eropa

Kebakaran hutan di Uni Eropa sejauh ini telah menghasilkan 38 juta ton karbon dioksida tahun ini. Angka ini lebih tinggi daripada pada periode yang sama di tahun mana pun yang pernah tercatat sehingga pada 2025 diperkirakan akan melampaui rekor tahunan sebesar 41 juta ton.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola

3 Juni 2026 - 06:30 WITA

Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan Iduladha Bersama Presiden Prabowo

27 Mei 2026 - 13:37 WITA

Tambang Emas Longsor Kubur Penambang Hidup-Hidup, 28 Tewas

26 Mei 2026 - 03:12 WITA

9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang ke RI

23 Mei 2026 - 08:58 WITA

Kemlu Kecam Penculikan Relawan & Jurnalis Indonesia oleh Israel

19 Mei 2026 - 02:23 WITA

Trending di Warta Internasional