Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Internasional

Eropa Dilanda Kebakaran Hutan Hebat Hanguskan 1 Juta Hektare Lahan di 2025

badge-check


					Eropa Dilanda Kebakaran Hutan Hebat Hanguskan 1 Juta Hektare Lahan di 2025 Perbesar

Kebakaran hutan telah menghanguskan lebih dari 1 juta hektare lahan di Uni Eropa tahun ini. Dilansir Reuters, Berdasarkan data Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa Uni Eropa (EFIS), jumlah tertinggi dalam satu tahun sejak pencatatan resmi dimulai pada 2006.

Sebanyak 1.028.000 hektare di Uni Eropa telah dilanda kebakaran dimana area yang lebih luas dari Siprus dan lebih tinggi dari total luas lahan yang tercatat dalam 1 tahun.

Rekor sebelumnya terjadi pada 2017 ketika luas area yang terbakar mencapai sekitar 998.000 hektare.  Spanyol dan Portugal merupakan negara yang paling parah terkena dampaknya dan bersama-sama menyumbang sekitar dua pertiga dari luas area terbakar di Uni Eropa.

Data EFFIS menunjukkan peningkatan tajam kebakaran hutan selama 5 Agustus hingga 19 Agustus dimana periode yang bertepatan dengan gelombang panas selama 16 hari di Iberia.

Gelombang panas tersebut berakhir minggu lalu setelah memicu kebakaran yang menewaskan sedikitnya delapan orang di kedua negara dan memaksa layanan kereta api dan jalan ditutup.

Namun, 10 kebakaran hutan masih berkobar pada hari Selasa (26/8/2025) di wilayah Castille dan Leon di Spanyol di mana sekitar 700 orang telah dievakuasi, sedangkan kobaran api terus berlanjut di wilayah utara Galicia dan Asturias.

Di Portugal, suhu yang lebih dingin sedikit mereda, dan kebakaran di Piodao berhasil dipadamkan setelah 12 hari. Dengan lebih dari 60.000 hektare lahan yang terbakar, Piodao menjadi kebakaran hutan terbesar yang pernah tercatat di negara itu.

Perubahan iklim membuat kebakaran hutan, gelombang panas, dan kekeringan semakin sering terjadi dan parah – meskipun langkah-langkah pencegahan seperti membersihkan lahan dari vegetasi kering telah memainkan peran penting dalam membatasi kebakaran.

Kebakaran Hutan Besar di Tengah Suhu Panas Ekstrem Gelombang Panas Picu Peringatan Cuaca dan Kebakaran Hutan di Seluruh Eropa

Kebakaran hutan di Uni Eropa sejauh ini telah menghasilkan 38 juta ton karbon dioksida tahun ini. Angka ini lebih tinggi daripada pada periode yang sama di tahun mana pun yang pernah tercatat sehingga pada 2025 diperkirakan akan melampaui rekor tahunan sebesar 41 juta ton.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Indonesia Juara Umum Kompetisi Olahraga-Budaya ISCG 2026 di Pakistan

10 Oktober 2026 - 05:03 WITA

Bos IMF Ngomel ke Negara-Negara Maju, Utang Dunia Bakal 100% PDB

8 Oktober 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Internasional