Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Warta Daerah

6 Ribu Rekening Nasabah Bank Daerah Dibobol, Kerugian Capai Rp143 Miliar

badge-check


					6 Ribu Rekening Nasabah Bank Daerah Dibobol, Kerugian Capai Rp143 Miliar Perbesar

Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembobolan sistem layanan digital sebuah bank pembangunan daerah di Jambi yang menyebabkan sekitar 6.000 rekening nasabah kehilangan saldo dengan total kerugian mencapai Rp143 miliar. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada 22 Februari 2026 dan hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi melalui tim Subdirektorat Perbankan melakukan pendalaman terhadap dugaan gangguan sistem yang mengakibatkan transaksi tidak wajar pada rekening nasabah. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab serta mekanisme kejadian tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia menyampaikan bahwa penyidik masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak yang terkait dengan sistem layanan digital bank tersebut.

“Kerugian akibat bobolnya sistem keamanan layanan digital mencapai sekitar Rp143 miliar yang berasal dari lebih dari 6.000 nasabah yang sempat kehilangan saldo di rekening mereka,” kata Taufik dalam keterangannya.

Penyelidikan tidak hanya berfokus pada dugaan peretasan sistem, tetapi juga mencakup evaluasi terhadap mekanisme pengamanan layanan digital yang digunakan. Polisi juga telah meminta keterangan dari pimpinan bank terkait guna mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai sistem operasional serta prosedur keamanan yang diterapkan.

Selain itu, sejumlah pegawai yang terlibat dalam pengelolaan layanan digital turut dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana gangguan sistem dapat terjadi serta apakah terdapat celah keamanan yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Di sisi lain, pihak bank menyatakan bahwa sistem layanan digital saat ini masih dalam proses pemulihan. Langkah perbaikan dilakukan untuk memastikan keamanan sistem sebelum layanan kembali dibuka secara penuh kepada nasabah.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Pembangunan Daerah Jambi Zulfikar menjelaskan bahwa sejumlah layanan digital seperti mobile banking dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) masih belum dapat diakses karena masih menunggu proses evaluasi keamanan.

Menurutnya, pihak bank saat ini sedang menunggu hasil asesmen dari otoritas perbankan terkait sebelum layanan kembali dioperasikan secara normal. Proses tersebut membutuhkan waktu karena mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem keamanan siber.

“Proses asesmen membutuhkan tahapan evaluasi yang cukup panjang untuk memastikan sistem benar-benar aman sebelum diaktifkan kembali,” ujar Zulfikar.

Pihak bank juga belum dapat memastikan kapan layanan mobile banking dan ATM akan kembali beroperasi secara normal, termasuk menjelang periode pembayaran tunjangan hari raya yang biasanya meningkatkan aktivitas transaksi nasabah.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan jumlah rekening yang cukup besar serta nilai kerugian yang signifikan. Aparat kepolisian menyatakan penyelidikan akan terus dilakukan hingga penyebab gangguan sistem serta pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui secara jelas.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

3 September 2026 - 05:21 WITA

Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya

31 Agustus 2026 - 09:09 WITA

El Nino Picu Migrasi Ikan, Nelayan Kecil Hadapi Beban Ongkos Melaut

29 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Jalan ke Kawasan Baduy Lebak Rusak, Tokoh Adat Harap Segera Diperbaiki

28 Agustus 2026 - 04:53 WITA

Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi

24 Agustus 2026 - 05:48 WITA

Trending di Warta Daerah