Menu ✖

Mode Gelap
KPK Kembali Panggil Satu Tersangka Korupsi Proyek Jalan BBPJN Sumut Menteri PPPA: Setiap Anak Berhak Dapat Pengasuhan yang Aman Dari Minahasa hingga Papua, Budaya Daerah Tampil di Festival Indonesia 2026 Ingin Masuk Malaysia Secara Ilegal Melalui Batam, Belasan WN Vietnam Diamankan TNI AL Paus Leo serukan perdamaian di Yaman, doakan korban serangan Yordania Mimika Kirim 4 Atlet Junior ke Kejurnas Catur di Banten

Warta Internasional

100.000 Orang Dievakuasi Jelang Badai Topan, 200 Penerbangan Batal

badge-check


					100.000 Orang Dievakuasi Jelang Badai Topan, 200 Penerbangan Batal Perbesar

Filipina mengevakuasi lebih dari 100.000 penduduk di wilayah timur dan utara karena Topan Fung-wong pada Minggu menguat menjadi topan super. Topan ini akan memicu hujan deras, angin kencang yang merusak, dan gelombang badai.

Beberapa gambar yang dibagikan oleh Penjaga Pantai Filipina di Camarines Sur menunjukkan para pengungsi membawa tas dan barang-barang pribadi saat mereka berpindah dari perahu penumpang yang panjang dan sempit ke truk yang menunggu selama operasi evakuasi preemptif.

Menurut laporan Reuters, sinyal peringatan badai telah dikibarkan di sebagian besar wilayah Filipina. Adapun sinyal peringatan tertinggi, Sinyal 5, dikibarkan di wilayah tenggara Luzon, termasuk Catanduanes dan wilayah pesisir Camarines Norte dan Camarines Sur. Sementara Metro Manila dan sekitarnya berada di status Sinyal No. 3.

Dengan kecepatan angin berkelanjutan 185 km/jam (115 mph) dan hembusan hingga 230 km/jam, Topan Super Fung-wong, yang dikenal masyarakat setempat sebagai Uwan, diperkirakan akan mendarat di Provinsi Aurora di Luzon tengah paling cepat Minggu malam.

Sebagian wilayah Visayas Timur sudah mengalami pemadaman listrik.

Lebih dari 300 penerbangan domestik dan internasional telah dibatalkan, menurut regulator penerbangan sipil.

Sebuah video yang dibagikan oleh ABS-CBN News di X menunjukkan kondisi badai di Provinsi Catanduanes. Langit mendung, dahan-dahan pohon bergoyang kencang tertiup angin, dan hujan deras tampak turun dan mengguyur wilayah tersebut, intensitasnya dapat terdengar.

Topan Fung-wong mendekati Filipina hanya beberapa hari setelah negara itu dihantam Topan Kalmaegi, yang menewaskan 204 orang dan meninggalkan jejak kehancuran sebelum menghantam Vietnam, merenggut lima nyawa lagi dan menghancurkan masyarakat pesisir.

Di desa nelayan Vung Cheo di Vietnam tengah, kapal-kapal penangkap ikan terlihat teronggok di sepanjang jalan utama pada hari Sabtu, tempat ratusan tambak lobster tersapu atau rusak.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Paus Leo serukan perdamaian di Yaman, doakan korban serangan Yordania

26 Oktober 2026 - 05:53 WITA

Taiwan Lumpuh Diterjang Topan Champi, Ribuan Warga Dievakuasi

23 Oktober 2026 - 08:56 WITA

China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara

21 Oktober 2026 - 02:33 WITA

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

Trending di Warta Internasional