Menu

Mode Gelap
4 Bandara Ditutup Sementara Akibat Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Korupsi KPR Fiktif Rp237 Miliar, Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Terindikasi Kangkangi Aturan, APH Didesak Cabut Izin Usaha Perkebunan PT Ketapang Subur Lestari di Barito Timur PN Manado Sosialisasikan SEMA 2, 3 dan 4 Tahun 2026 ke APH, Soroti Kepastian Hukum Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel

Warta Internasional

100.000 Orang Dievakuasi Jelang Badai Topan, 200 Penerbangan Batal

badge-check


					100.000 Orang Dievakuasi Jelang Badai Topan, 200 Penerbangan Batal Perbesar

Filipina mengevakuasi lebih dari 100.000 penduduk di wilayah timur dan utara karena Topan Fung-wong pada Minggu menguat menjadi topan super. Topan ini akan memicu hujan deras, angin kencang yang merusak, dan gelombang badai.

Beberapa gambar yang dibagikan oleh Penjaga Pantai Filipina di Camarines Sur menunjukkan para pengungsi membawa tas dan barang-barang pribadi saat mereka berpindah dari perahu penumpang yang panjang dan sempit ke truk yang menunggu selama operasi evakuasi preemptif.

Menurut laporan Reuters, sinyal peringatan badai telah dikibarkan di sebagian besar wilayah Filipina. Adapun sinyal peringatan tertinggi, Sinyal 5, dikibarkan di wilayah tenggara Luzon, termasuk Catanduanes dan wilayah pesisir Camarines Norte dan Camarines Sur. Sementara Metro Manila dan sekitarnya berada di status Sinyal No. 3.

Dengan kecepatan angin berkelanjutan 185 km/jam (115 mph) dan hembusan hingga 230 km/jam, Topan Super Fung-wong, yang dikenal masyarakat setempat sebagai Uwan, diperkirakan akan mendarat di Provinsi Aurora di Luzon tengah paling cepat Minggu malam.

Sebagian wilayah Visayas Timur sudah mengalami pemadaman listrik.

Lebih dari 300 penerbangan domestik dan internasional telah dibatalkan, menurut regulator penerbangan sipil.

Sebuah video yang dibagikan oleh ABS-CBN News di X menunjukkan kondisi badai di Provinsi Catanduanes. Langit mendung, dahan-dahan pohon bergoyang kencang tertiup angin, dan hujan deras tampak turun dan mengguyur wilayah tersebut, intensitasnya dapat terdengar.

Topan Fung-wong mendekati Filipina hanya beberapa hari setelah negara itu dihantam Topan Kalmaegi, yang menewaskan 204 orang dan meninggalkan jejak kehancuran sebelum menghantam Vietnam, merenggut lima nyawa lagi dan menghancurkan masyarakat pesisir.

Di desa nelayan Vung Cheo di Vietnam tengah, kapal-kapal penangkap ikan terlihat teronggok di sepanjang jalan utama pada hari Sabtu, tempat ratusan tambak lobster tersapu atau rusak.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik

4 September 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok

3 September 2026 - 06:35 WITA

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

30 Agustus 2026 - 06:33 WITA

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Festival Indonesia Digelar di Swiss

27 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Kisah PMI Bangun Kedai Kuliner Indonesia di Jantung Kota Taipei

24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Trending di Warta Internasional