Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400 Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Komisi IX DPR RI Dorong Optimalisasi Program Magang untuk Kurangi Pengangguran Sarjana

Warta TNI

Uji Penembakan Torpedo, Menhan: Indonesia Negara ke 4 yang Bisa Buat Kapal Selam Otonom

badge-check


					Uji Penembakan Torpedo, Menhan: Indonesia Negara ke 4 yang Bisa Buat Kapal Selam Otonom Perbesar

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan uji penembakan torpedo Kapal Selam Otonom (KSOT) atau tanpa awak.

Uji penembakan torpedo tersebut dilaksanakan di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis, 30 Oktober 2025. Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod melaporkan kesiapan uji penembakan, proses pembangunan, dan pengembangan KSOT sebagai bagian dari upaya penguatan kemampuan pertahanan bawah laut nasional.

Di atas KRI Soeharso-990, Menhan, Panglima TNI dan KSAL menyaksikan pelaksanaan uji coba KSOT yang mencakup proses loading torpedo, penembakan, serta demonstrasi kemampuan manuver dan variasi kecepatan kapal selam otonom.

Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan kebanggaan atas capaian industri pertahanan nasional yang mampu menghasilkan inovasi setara negara-negara maju.

“Kita adalah negara keempat di dunia yang memproduksi kapal selam otonom atau KSOT setelah Amerika, Rusia, dan Cina. Ini adalah kebanggaan kita bahwa anak bangsa bisa memproduksi alutsista yang setara dengan negara-negara global di bidang teknologi militer,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Uji penembakan KSOT ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus wujud nyata sinergi antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan BUMN industri pertahanan dalam membangun kemampuan tempur maritim yang modern, presisi, dan berdaya tangkal tinggi.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-74 Kopassus: Garda Senyap untuk Negeri, Tegaskan Pengabdian tanpa Pamrih

16 April 2026 - 08:09 WITA

Danpuspomal Pimpin Rakernis Pomal Tahun 2026

14 April 2026 - 07:13 WITA

Presiden Prabowo apresiasi Elang Muda pada HUT Ke-80 TNI AU

10 April 2026 - 06:14 WITA

3 Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Diterbangkan ke Indonesia

4 April 2026 - 07:11 WITA

Sinergi Kodam Merdeka dan Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan di Sulutgo

30 Maret 2026 - 03:57 WITA

Trending di Warta TNI