Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta TNI

Uji Penembakan Torpedo, Menhan: Indonesia Negara ke 4 yang Bisa Buat Kapal Selam Otonom

badge-check


					Uji Penembakan Torpedo, Menhan: Indonesia Negara ke 4 yang Bisa Buat Kapal Selam Otonom Perbesar

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan uji penembakan torpedo Kapal Selam Otonom (KSOT) atau tanpa awak.

Uji penembakan torpedo tersebut dilaksanakan di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis, 30 Oktober 2025. Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod melaporkan kesiapan uji penembakan, proses pembangunan, dan pengembangan KSOT sebagai bagian dari upaya penguatan kemampuan pertahanan bawah laut nasional.

Di atas KRI Soeharso-990, Menhan, Panglima TNI dan KSAL menyaksikan pelaksanaan uji coba KSOT yang mencakup proses loading torpedo, penembakan, serta demonstrasi kemampuan manuver dan variasi kecepatan kapal selam otonom.

Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan kebanggaan atas capaian industri pertahanan nasional yang mampu menghasilkan inovasi setara negara-negara maju.

“Kita adalah negara keempat di dunia yang memproduksi kapal selam otonom atau KSOT setelah Amerika, Rusia, dan Cina. Ini adalah kebanggaan kita bahwa anak bangsa bisa memproduksi alutsista yang setara dengan negara-negara global di bidang teknologi militer,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Uji penembakan KSOT ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus wujud nyata sinergi antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan BUMN industri pertahanan dalam membangun kemampuan tempur maritim yang modern, presisi, dan berdaya tangkal tinggi.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

30 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Trending di Warta TNI