Menu

Mode Gelap
Sosok Ibrahim Al Abrar, Bocah SD Boyolali Penemu Celah Keamanan Web NASA Eks Pejabat Dinas PUTR Batu Bara Divonis 6 Tahun di Kasus Korupsi Jalan Rp 43 M Kisah April DA7 yang Menginspirasi, Ketekunan Bawa Dirinya dari Jalanan ke Dunia Hiburan Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi dan Mesin Baru Kemakmuran Rakyat Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi 1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

Warta TNI

TNI AL Klaim Selamatkan Rp 14,8 T Potensi Kerugian Negara Lewat Operasi Laut

badge-check


					TNI AL Klaim Selamatkan Rp 14,8 T Potensi Kerugian Negara Lewat Operasi Laut Perbesar

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengeklaim, TNI Angkatan Laut telah menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 14,8 triliun sepanjang 2025 hingga Mei 2026.

Denih menyebutkan, potensi kerugian negara tersebut diselamatkan lewat berbagai operasi keamanan laut dan penegakan hukum yang dilakukan TNI AL.

“Sepanjang tahun 2025, TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada RI dan jajaran berhasil menggagalkan berbagai penyelundupan dan kejahatan maritim dengan total nilai ekonomi negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 14,7 triliun lebih,” kata Denih di Markas Koarmada RI, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Denih mengatakan, operasi tersebut dilakukan di sejumlah perairan strategis Indonesia, mulai dari Selat Malaka, Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I hingga ALKI III, Laut Sulawesi, sampai perairan Papua.

Berbagai potensi ancaman tersebut berupa penyelundupan barang ilegal, narkotika, illegal fishing, illegal mining, perdagangan orang, penyelundupan bahan bakar minyak, hingga perompakan.

Sementara itu, pada periode Januari hingga Mei 2026, TNI AL mencatat sedikitnya 26 kasus kegiatan ilegal berhasil digagalkan dengan nilai potensi kerugian negara yang mencapa Rp 112,9 miliar.

Kasus yang ditindak beragam, mulai dari penyelundupan pasir timah, rokok ilegal, sianida, arang bakau, kosmetik ilegal, hingga perdagangan benih bening lobster dan pekerja migran Indonesia nonprosedural.

“Pada bulan Mei 2026, TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan enam kegiatan ilegal dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 14,9 miliar rupiah,” jelas dia.

Barang bukti yang diamankan antara lain 14,4 juta ekor benih bening lobster, 278.000 batang rokok ilegal, serta 252,4 liter minuman keras tradisional jenis moke dan sopi.

Dengan demikian, sepanjang 2025 hingga Mei 2026, TNI AL menyelamatkan potensi kerugian negara senilai Rp 14,8129 triliun.

Selain operasi laut, TNI AL melalui Pusat Penerbangan Angkatan Laut juga disebut menggagalkan empat kegiatan ilegal melalui operasi udara.

Dari operasi itu, potensi kerugian negara yang diklaim berhasil dicegah mencapai Rp 2,6 miliar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi

17 Juli 2026 - 06:05 WITA

TNI Buka Suara soal Pengamanan di Rumah Jampidsus

9 Juli 2026 - 06:14 WITA

Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI

3 Juli 2026 - 05:18 WITA

Lettu Inf Sulthan, Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih

23 Juni 2026 - 03:39 WITA

TNI Perkuat Diplomasi Pertahanan melalui Pendidikan Strategis di Yordania

17 Juni 2026 - 05:52 WITA

Trending di Warta TNI