Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Utama

Tolak Gaji Tinggi Turki, Yenny Wahid: Atlet Panjat Tebing Indonesia Pilih Setia ke Merah Putih

badge-check


					Tolak Gaji Tinggi Turki, Yenny Wahid: Atlet Panjat Tebing Indonesia Pilih Setia ke Merah Putih Perbesar

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengungkapkan bahwa sejumlah atlet panjat tebing Indonesia sempat mendapat tawaran naturalisasi dari Turki. Tawaran tersebut bahkan menyasar tiga hingga lima atlet sekaligus.

“Sebanyak-banyaknya kalau mereka mau. Mungkin bisa sampai tiga sampai lima atlet yang ditawarkan,” ujar Yenny dalam konferensi pers di Bekasi, Jumat (3/4/2026).

Namun, di tengah iming-iming gaji tinggi serta peluang tampil di berbagai kejuaraan Eropa, para atlet Indonesia memilih tetap bertahan. Mereka menolak tawaran tersebut dan tetap ingin membela Merah Putih di panggung internasional.

“Walaupun dengan tawaran yang sangat menggiurkan, gaji yang tinggi, dan kesempatan bertanding di Eropa, mereka tetap lebih bangga berjuang untuk Indonesia,” kata Yenny.

Menurutnya, sikap tersebut menjadi bukti kuat komitmen dan nasionalisme atlet panjat tebing Indonesia yang saat ini tengah berada dalam fase perkembangan positif. Proses regenerasi dinilai berjalan optimal dengan komposisi atlet yang merata di berbagai nomor, baik speed, lead, maupun boulder.

Dalam waktu dekat, tim panjat tebing Indonesia akan menghadapi Kualifikasi Asian Games 2026 di China yang dimulai pada 9 April. Sebanyak 16 atlet disiapkan untuk memburu tiket menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Pelatih disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menjelaskan bahwa sembilan atlet akan mewakili Indonesia pada ajang World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di China, yang juga menjadi bagian dari kualifikasi menuju Asian Games.

Komposisi atlet tersebut terdiri dari lima atlet putra dan empat putri, dengan perpaduan antara atlet senior dan junior. Untuk sektor putra, tim diperkuat oleh Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria. Sementara sektor putri diisi Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, serta Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Galar menargetkan minimal dua atlet putra dan dua atlet putri mampu lolos ke Asian Games dengan syarat menembus delapan besar di nomor speed. Meski terdapat pembatasan maksimal dua atlet per negara, peluang dinilai tetap terbuka lebar.

Saat ini, para atlet memasuki fase tapering atau pengurangan intensitas latihan guna menjaga kondisi fisik menjelang pertandingan. Tim dijadwalkan berangkat ke China pada Minggu malam dan akan menjalani masa pemulihan serta adaptasi sebelum bertanding pada 9 April.

Sebelumnya, tim speed sempat mendaftarkan 10 atlet, namun satu atlet, Amanda Narda Mutia, batal berangkat karena cedera. Selain sembilan atlet speed, FPTI juga mengirimkan tujuh atlet dari nomor lead dan boulder, sehingga total atlet yang diberangkatkan berjumlah 16 orang.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan

19 Oktober 2026 - 02:57 WITA

Muhammad Saidil, Bocah 9 Tahun Kayuh Sepeda 12 Km Demi Bawa Ayah Berobat ke RSUD Sigli

16 Oktober 2026 - 02:50 WITA

Cerita ABK KM Maulana Dianiaya, Dipukul hingga Disiram Air Panas

11 Oktober 2026 - 04:57 WITA

Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Menyerah dalam Membela Kebenaran, Keadilan dan Kepentingan Rakyat

7 Oktober 2026 - 03:23 WITA

SD Negeri Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayur

2 Oktober 2026 - 07:16 WITA

Trending di Warta Utama