Menu

Mode Gelap
Heboh Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Setelah Nobar Piala Dunia Aksi Pemulung Ikut Tambal Jalan Rusak di Padang, Warga Mengaku Sudah Dua Wali Kota Tanpa Perbaikan Masyarakat Padati Jalan, Gelaran Festival Budaya Teguhkan Ajeg Budaya Polri Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan Pengadaan Batu Bara JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung DPR Gerah PNS Dapat Pensiun Seumur Hidup, Kerja Enggak Seberapa

Warta TNI

TNI Rencanakan Pindah Makam Pangeran Diponegoro Hingga Cut Nyak Dien ke Daerah Asalnya

badge-check


					TNI Rencanakan Pindah Makam Pangeran Diponegoro Hingga Cut Nyak Dien ke Daerah Asalnya Perbesar

Pemerintah melalui TNI merencanakan akan memindahkan makam sejumlah pahlawan nasional ke tanah kelahirannya masing-masing.

Hal ini terungkap saat Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menerima audiensi perwakilan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (28/8).

Dilansir dari keterangan Humas PBNU, Jumat (29/8) Gus Ulil menyebut salah satu tokoh yang akan dipindahkan makamnya adalah Pangeran Diponegoro, yang saat ini dimakamkan di Makassar. Selain itu, Kiai Maja yang dimakamkan di Tondano, Sulawesi Utara, serta Cut Nyak Dien yang dimakamkan di Jawa Barat, juga termasuk dalam rencana pemindahan.

“Ada rencana memindahkan pahlawan-pahlawan yang dimakamkan di luar tanah kelahirannya untuk dibawa kembali ke daerah asal. Untuk itu, pihak TNI meminta masukan dari PBNU terutama terkait status dan kebolehannya dalam pandangan hukum Islam,” jelas Gus Ulil.

Gus Ulil menegaskan, PBNU memiliki pandangan fiqih yang sudah dibahas terkait pemindahan makam. Jika dibutuhkan, pihaknya siap memberikan fatwa resmi sekaligus mendampingi proses yang dilakukan TNI.

“Kami sudah punya fatwa mengenai pemindahan makam, dan jika diperlukan akan kami sampaikan kepada pihak TNI. Mereka juga meminta pendampingan dari PBNU ketika proses pemindahan itu berlangsung,” katanya.

Menurut Gus Ulil, salah satu alasan yang dapat dipahami dari rencana pemindahan makam ini adalah agar masyarakat lebih mudah berziarah ke tokoh-tokoh besar bangsa.

Ia mencontohkan rencana pemindahan makam Pangeran Diponegoro ke Semarang akan memudahkan masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya untuk berziarah.

Gus Ulil juga mengingatkan agar TNI menyiapkan lokasi pemakaman yang ramah bagi peziarah, mengingat Pangeran Diponegoro bukan hanya pahlawan nasional, tetapi juga sosok yang dihormati warga NU dan kalangan santri.

“Kalau Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Semarang, harus diantisipasi membludaknya peziarah. Beliau bukan sekadar pahlawan biasa, tetapi juga pahlawan bagi warga NU dan kalangan santri. Maka pemakaman harus dibuat ramah ziarah, seperti makam Gus Dur di Jombang,” tegasnya.

Ia menekankan agar pemakaman tidak dibuat tertutup sehingga menyulitkan masyarakat untuk berziarah.

Gus Ulil menambahkan, rencana ini masih dalam tahap awal. Mabes TNI baru menyampaikan niat dan meminta pandangan PBNU.

“Yang penting mereka sudah memberi tahu kepada kita. Prosesnya masih berjalan,” pungkasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi

17 Juli 2026 - 06:05 WITA

TNI Buka Suara soal Pengamanan di Rumah Jampidsus

9 Juli 2026 - 06:14 WITA

Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI

3 Juli 2026 - 05:18 WITA

Lettu Inf Sulthan, Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih

23 Juni 2026 - 03:39 WITA

TNI Perkuat Diplomasi Pertahanan melalui Pendidikan Strategis di Yordania

17 Juni 2026 - 05:52 WITA

Trending di Warta TNI