Menu

Mode Gelap
Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura KPK Sita Dolar dan Emas dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Warta TNI

TNI Rencanakan Pindah Makam Pangeran Diponegoro Hingga Cut Nyak Dien ke Daerah Asalnya

badge-check


					TNI Rencanakan Pindah Makam Pangeran Diponegoro Hingga Cut Nyak Dien ke Daerah Asalnya Perbesar

Pemerintah melalui TNI merencanakan akan memindahkan makam sejumlah pahlawan nasional ke tanah kelahirannya masing-masing.

Hal ini terungkap saat Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menerima audiensi perwakilan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (28/8).

Dilansir dari keterangan Humas PBNU, Jumat (29/8) Gus Ulil menyebut salah satu tokoh yang akan dipindahkan makamnya adalah Pangeran Diponegoro, yang saat ini dimakamkan di Makassar. Selain itu, Kiai Maja yang dimakamkan di Tondano, Sulawesi Utara, serta Cut Nyak Dien yang dimakamkan di Jawa Barat, juga termasuk dalam rencana pemindahan.

“Ada rencana memindahkan pahlawan-pahlawan yang dimakamkan di luar tanah kelahirannya untuk dibawa kembali ke daerah asal. Untuk itu, pihak TNI meminta masukan dari PBNU terutama terkait status dan kebolehannya dalam pandangan hukum Islam,” jelas Gus Ulil.

Gus Ulil menegaskan, PBNU memiliki pandangan fiqih yang sudah dibahas terkait pemindahan makam. Jika dibutuhkan, pihaknya siap memberikan fatwa resmi sekaligus mendampingi proses yang dilakukan TNI.

“Kami sudah punya fatwa mengenai pemindahan makam, dan jika diperlukan akan kami sampaikan kepada pihak TNI. Mereka juga meminta pendampingan dari PBNU ketika proses pemindahan itu berlangsung,” katanya.

Menurut Gus Ulil, salah satu alasan yang dapat dipahami dari rencana pemindahan makam ini adalah agar masyarakat lebih mudah berziarah ke tokoh-tokoh besar bangsa.

Ia mencontohkan rencana pemindahan makam Pangeran Diponegoro ke Semarang akan memudahkan masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya untuk berziarah.

Gus Ulil juga mengingatkan agar TNI menyiapkan lokasi pemakaman yang ramah bagi peziarah, mengingat Pangeran Diponegoro bukan hanya pahlawan nasional, tetapi juga sosok yang dihormati warga NU dan kalangan santri.

“Kalau Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Semarang, harus diantisipasi membludaknya peziarah. Beliau bukan sekadar pahlawan biasa, tetapi juga pahlawan bagi warga NU dan kalangan santri. Maka pemakaman harus dibuat ramah ziarah, seperti makam Gus Dur di Jombang,” tegasnya.

Ia menekankan agar pemakaman tidak dibuat tertutup sehingga menyulitkan masyarakat untuk berziarah.

Gus Ulil menambahkan, rencana ini masih dalam tahap awal. Mabes TNI baru menyampaikan niat dan meminta pandangan PBNU.

“Yang penting mereka sudah memberi tahu kepada kita. Prosesnya masih berjalan,” pungkasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KSAU Ingatkan Prajurit TNI AU Jaga Integritas, Profesionalisme, dan Semangat Pengabdian

30 Mei 2026 - 01:37 WITA

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

18 Mei 2026 - 06:16 WITA

TNI AL Klaim Selamatkan Rp 14,8 T Potensi Kerugian Negara Lewat Operasi Laut

13 Mei 2026 - 06:28 WITA

11 Mei HUT Polisi Militer TNI

12 Mei 2026 - 07:20 WITA

Mabes TNI Tertibkan 12 Rumah Dinas di Komplek Slipi yang Dihuni Anak Purnawirawan

7 Mei 2026 - 03:29 WITA

Trending di Warta TNI