Menu

Mode Gelap
Sosok Ibrahim Al Abrar, Bocah SD Boyolali Penemu Celah Keamanan Web NASA Eks Pejabat Dinas PUTR Batu Bara Divonis 6 Tahun di Kasus Korupsi Jalan Rp 43 M Kisah April DA7 yang Menginspirasi, Ketekunan Bawa Dirinya dari Jalanan ke Dunia Hiburan Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi dan Mesin Baru Kemakmuran Rakyat Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi 1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

Warta TNI

Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI

badge-check


					Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI Perbesar

TNI mengidentifikasi kelompok separatis OPM XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak sebagai pelaku pembunuhan pilot PT Associated Mission Aviation (AMA) Air PK-RCY berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin.

Selain menembak pilot, kelompok ini bertanggung jawab atas pembakaran pesawat di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Saat ini, TNI masih memburu kelompok tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, hasil identifikasi sementara menunjukkan pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.

“Pembunuhan terhadap pilot serta pembakaran pesawat PT AMA Air dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak,” kata Wirya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Dia mengungkapkan, operasi pengejaran dilakukan setelah tim berhasil mengevakuasi jenazah pilot dari lokasi kejadian.

“Operasi evakuasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan faktor keamanan dan ketelitian mengingat medan operasi berada di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,”

Setelah dievakuasi, jenazah Nicholas dibawa ke Timika, Papua Tengah, sebelum diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

Saat ini, Koops TNI Habema masih mengumpulkan berbagai petunjuk untuk melacak keberadaan kelompok tersebut. Pengamanan di sekitar lokasi kejadian juga diperketat guna mengantisipasi kemungkinan serangan susulan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Patroli juga dilakukan dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga,” kata Wirya.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 06.50 WIT. Pesawat PT AMA Air PK-RCY yang terbang dari Bandara Wamena diserang sesaat setelah mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo.

Dalam insiden tersebut, pesawat terbakar dan pilot Nicholas F. Goselin tewas akibat luka tembak.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi

17 Juli 2026 - 06:05 WITA

TNI Buka Suara soal Pengamanan di Rumah Jampidsus

9 Juli 2026 - 06:14 WITA

Lettu Inf Sulthan, Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih

23 Juni 2026 - 03:39 WITA

TNI Perkuat Diplomasi Pertahanan melalui Pendidikan Strategis di Yordania

17 Juni 2026 - 05:52 WITA

Kemenko Polkam Perkuat Penyelesaian Masalah Aset TNI AL di 10 Desa Pasuruan

8 Juni 2026 - 04:08 WITA

Trending di Warta TNI