Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta TNI

Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI

badge-check


					Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI Perbesar

TNI mengidentifikasi kelompok separatis OPM XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak sebagai pelaku pembunuhan pilot PT Associated Mission Aviation (AMA) Air PK-RCY berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin.

Selain menembak pilot, kelompok ini bertanggung jawab atas pembakaran pesawat di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Saat ini, TNI masih memburu kelompok tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, hasil identifikasi sementara menunjukkan pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.

“Pembunuhan terhadap pilot serta pembakaran pesawat PT AMA Air dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak,” kata Wirya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Dia mengungkapkan, operasi pengejaran dilakukan setelah tim berhasil mengevakuasi jenazah pilot dari lokasi kejadian.

“Operasi evakuasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan faktor keamanan dan ketelitian mengingat medan operasi berada di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,”

Setelah dievakuasi, jenazah Nicholas dibawa ke Timika, Papua Tengah, sebelum diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

Saat ini, Koops TNI Habema masih mengumpulkan berbagai petunjuk untuk melacak keberadaan kelompok tersebut. Pengamanan di sekitar lokasi kejadian juga diperketat guna mengantisipasi kemungkinan serangan susulan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Patroli juga dilakukan dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga,” kata Wirya.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 06.50 WIT. Pesawat PT AMA Air PK-RCY yang terbang dari Bandara Wamena diserang sesaat setelah mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo.

Dalam insiden tersebut, pesawat terbakar dan pilot Nicholas F. Goselin tewas akibat luka tembak.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

30 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Trending di Warta TNI