Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Entertainment

Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya

badge-check


					Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya Perbesar

Tari Maengket adalah kesenian tradisional khas Sulawesi Utara yang sarat makna budaya dan nilai kehidupan.

Dalam program “Suara Budaya Nusantara” yakni program yang pernah digelar RRI Pro4 Jakarta bersama RRI Pro4 Manado beberapa waktu lalu, budayawan sekaligus pelatih tari, Roy Kumaat, menjelaskan bahwa Maengket awalnya merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat Minahasa atas hasil panen, sekaligus media sosial untuk mencari pasangan atau menyambut tamu kehormatan.

Nama “Maengket” berasal dari bahasa daerah yang berarti “kebersamaan” dan “berbalas pantun”, ditampilkan lewat gerakan tari berpasangan antara pria dan wanita, dipimpin oleh seorang “kapel”.

“Maengket ini bukan sekadar menari, tapi seni tutur dan ekspresi penuh makna, layaknya pantun bersahutan,” ujar Roy dalam siaran langsung.

Kini, Maengket telah bertransformasi. Tahun 2025 ini, ia tampil tak hanya di acara adat dan keagamaan, tapi juga meramaikan lomba seni budaya, pentas sekolah, hingga event nasional.

Roy menyebut bahwa Maengket bahkan dijadikan materi ekstrakurikuler dari TK hingga SMA sebagai upaya menanamkan nilai-nilainya sejak dini.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Gaya hidup digital dan minimnya pemahaman membuat generasi muda kurang tertarik. Untuk itu, Roy dan komunitas budaya berinovasi dengan menyederhanakan bentuk tari dan lagu agar lebih mudah diterima anak muda.

“Tantangan terbesar kami adalah menjembatani nilai tradisi dengan bahasa anak zaman sekarang,” katanya.

Ke depan, Maengket diharapkan tak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi berkembang sebagai identitas seni Sulawesi Utara yang mendunia. Kolaborasi seniman, pendidik, dan pemerintah menjadi kunci agar Maengket tetap hidup lintas generasi.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

15 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Artis yang Tak Tinggal Diam soal Karhutla Kalimantan: Nana Mirdad Murka, Luna Maya Buka Donasi

13 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Sinopsis Empat Musim Pertiwi, Film Putri Marino yang Terpilih Mewakili Indonesia di Oscar

11 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Kris Dayanti Rajin Olahraga Wushu di Usia 50 Tahun, Sukses Raih Emas

9 Oktober 2026 - 05:56 WITA

Nilai Artis Kini Turut Menentukan Pilihan Penonton Konser

7 Oktober 2026 - 03:20 WITA

Trending di Warta Entertainment