Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Ayatollah Khamenei

badge-check


					Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Ayatollah Khamenei Perbesar

Sejumlah tokoh Islam menyampaikan apresiasi atas sikap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khomeini.

Pernyataan tersebut dinilai mencerminkan sikap kemanusiaan serta kepedulian Indonesia terhadap dinamika geopolitik global saat ini.

Apresiasi ini disampaikan sejumlah tokoh Islam dan ulama menjelang dan usai acara buka puasa bersama Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Salah satu tokoh yang menyampaikan apresiasi tersebut adalah Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.

Ia menilai langkah Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Iran merupakan sikap yang tepat karena mencerminkan solidaritas sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim.

“Tepat sekali kemarin presiden sudah menyampaikan turut berduka kepada seluruh rakyat Iran. Jadi, saya rasa kita sebagai negeri muslim terbesar, yang menganut Pancasila, ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, ini tidak bisa terima dengan pembunuhan biadab,” ujar Jimly.

Ia menambahkan, sudah saatnya Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia di luar kawasan Asia Barat, memainkan peran lebih strategis untuk menjembatani konflik dan ketegangan di antara negara-negara Islam.

Senada dengan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa penyampaian belasungkawa oleh Prabowo merupakan sikap yang wajar dan manusiawi ketika terjadi peristiwa duka.

Namun menurutnya, yang tidak kalah penting adalah upaya nyata dari berbagai pihak untuk menghentikan kekerasan dan konflik bersenjata yang terus berlangsung.

“Kita tidak punya pilihan selain berjuang sekuat tenaga supaya damai. Berhenti perang, damai sekarang. Tidak ada alternatif lain. Karena kalau tidak begitu, tidak ada yang selamat. Kekerasan ini harus dihentikan dengan cara apapun,” kata Gus Yahya.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai forum dan mekanisme kerja sama internasional yang dimiliki Indonesia untuk mendorong upaya perdamaian, termasuk keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat (AS).

“Lihat, kita cari caranya memanfaatkan BoP untuk upaya perdamaian itu. Apapun yang sudah ada di tangan, mari kita gunakan. Kalau kita butuh menggali lubang, tidak ada sekop, kita gali pakai sendok,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Rabu (4/3/2026), Prabowo mengirimkan surat resmi belasungkawa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran yang dilaporkan meninggal dunia akibat serangan militer AS dan Israel.

Surat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Jakarta sebagai bentuk penghormatan diplomatik dari pemerintah Indonesia.

Melalui langkah tersebut, pemerintah menyampaikan empati mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas kehilangan tokoh penting yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik dan kehidupan masyarakat Iran.

Langkah ini juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan persahabatan dan kerja sama yang baik antara kedua negara.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara