Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI

badge-check


					Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI Perbesar

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan kesiapannya, dalam berkolaborasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi) Nezar Patria, saat menerima kunjungan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji.

Dalam pertemuan di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu 1 April 2026, Nezar menyebut, kolaborasi ini untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Terlebih lagi dalam pengelolaan layanan publik yang berbasiskan pada data peserta BPJS Kesehatan.

Sebab diungkapkan Wamenkomdigi, pengelolaan data dalam skala besar, saat ini tidak lagi bisa dilakukan konvensional. Sehingga, pengelolaan data tersebut harus dipadukan dengan mengadopsi teknologi AI, untuk mengefektifkan kinerja pelayanan.

“Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual, datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” kata Nezar dalam keterangan resminya Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Ia mengatakan, Kemkomdigi telah menyiapkan ekosistem pengelolaan data dengan teknologi AI. Hal ini dilakukan melalui program AI Talent Factory, yang dapat langsung digunakan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta didukung perusahaan teknologi global dan universitas internasional. Dengan demikian kolaborasi tersebut diyakininya, dapat langsung dijalankan dengan memadukan data, use case, dan talenta yang sudah tersedia.

“Kalau BPJS Kesehatan punya use case dan data, kami punya talenta dan ekosistem. Ini bisa langsung kita kerjakan bersama. Tujuannya jelas, layanan ke masyarakat harus lebih cepat, lebih akurat,” ujar Wamenkomdigi Nezar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara