Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI

badge-check


					Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI Perbesar

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan kesiapannya, dalam berkolaborasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi) Nezar Patria, saat menerima kunjungan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji.

Dalam pertemuan di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu 1 April 2026, Nezar menyebut, kolaborasi ini untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Terlebih lagi dalam pengelolaan layanan publik yang berbasiskan pada data peserta BPJS Kesehatan.

Sebab diungkapkan Wamenkomdigi, pengelolaan data dalam skala besar, saat ini tidak lagi bisa dilakukan konvensional. Sehingga, pengelolaan data tersebut harus dipadukan dengan mengadopsi teknologi AI, untuk mengefektifkan kinerja pelayanan.

“Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual, datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” kata Nezar dalam keterangan resminya Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Ia mengatakan, Kemkomdigi telah menyiapkan ekosistem pengelolaan data dengan teknologi AI. Hal ini dilakukan melalui program AI Talent Factory, yang dapat langsung digunakan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta didukung perusahaan teknologi global dan universitas internasional. Dengan demikian kolaborasi tersebut diyakininya, dapat langsung dijalankan dengan memadukan data, use case, dan talenta yang sudah tersedia.

“Kalau BPJS Kesehatan punya use case dan data, kami punya talenta dan ekosistem. Ini bisa langsung kita kerjakan bersama. Tujuannya jelas, layanan ke masyarakat harus lebih cepat, lebih akurat,” ujar Wamenkomdigi Nezar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara