Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Pembangunan Gedung DPR dan MA di IKN Resmi Dimulai

badge-check


					Pembangunan Gedung DPR dan MA di IKN Resmi Dimulai Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat langkah signifikan dalam pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif sebagai bagian dari persiapan menuju Ibu Kota Politik 2028.

Progres tersebut ditandai dengan penandatanganan delapan paket kontrak pembangunan yang berlangsung di Kantor Kemenko 4 IKN, belum lama ini.

Penandatanganan ini sekaligus memperkuat akselerasi Pembangunan Tahap 2 IKN yang memprioritaskan pembangunan kawasan lembaga tinggi negara.

Hingga saat ini, 20 dari total 28 paket pekerjaan Tahap 2 (2025–2029) telah diteken, yang mencakup 14 paket pembangunan fisik dan 6 paket manajemen konstruksi atau supervisi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa penandatanganan terbaru ini menandai kesiapan IKN memasuki fase pelaksanaan konstruksi yang lebih intensif. Adapun delapan paket kontrak yang diteken mencakup:

Lima paket pembangunan Gedung dan Kawasan Perkantoran Legislatif, terdiri dari 16 gedung di atas lahan seluas 41,81 hektare.

Dua paket pembangunan Gedung dan Kawasan Perkantoran Yudikatif, meliputi empat gedung dengan luasan 15,15 hektare.

Satu paket pembangunan Gedung Kantor Pendukung, mencakup pembangunan Kantor OIKN Tahap II sebanyak tiga gedung di lahan 2,9 hektare, serta pembangunan Kantor Polres IKN Tahap I sebanyak tiga gedung di lahan 3,07 hektare.

Basuki menegaskan pentingnya penerapan standar kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan dalam setiap tahap konstruksi.

Ia meminta agar Pembangunan Tahap 2 dilaksanakan lebih baik daripada tahap sebelumnya.

“Pembangunan tahap 2 ini harus lebih baik dari sebelumnya. Saya kira pembangunan ini akan menjadi contoh untuk dunia nantinya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan, penandatanganan delapan kontrak tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memastikan pembangunan kawasan lembaga legislatif dan yudikatif berjalan sesuai rencana, standar teknis, dan prinsip keberlanjutan.

OIKN berharap tahapan pembangunan ini dapat memperkuat fondasi penyelenggaraan pemerintahan di Ibu Kota Nusantara serta mendukung target operasional IKN sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara