Menu

Mode Gelap
Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

Warta Internasional

Pelaku Penembakan Saat Jamuan Makan Malam Gedung Putih Ditangkap, Trump Puji Respons Cepat Aparat

badge-check


					Pelaku Penembakan Saat Jamuan Makan Malam Gedung Putih Ditangkap, Trump Puji Respons Cepat Aparat Perbesar

Acara tahunan White House Correspondents’ Dinner di Washington Hilton, Sabtu malam 25 April 2026 sempat diwarnai kepanikan setelah terdengar suara tembakan keras di dalam ruangan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan istrinya, Melania Trump, langsung dievakuasi dari lokasi. Sejumlah jurnalis dan tamu yang hadir dilaporkan berlindung di bawah meja saat situasi menjadi tegang.

Trump melalui unggahan di Truth Social, memuji respons cepat Secret Service dan aparat penegak hukum. Ia juga menyatakan, pelaku penembakan telah berhasil diamankan. Namun, saat itu belum dipastikan apakah acara akan dilanjutkan atau tidak.

Sebelumnya, laporan awal menyebutkan agen Secret Service sempat mengeluarkan senjata, sementara sejumlah jurnalis yang tergabung dalam White House pool segera dikeluarkan dari ruangan. Beberapa agen juga terdengar menyebut adanya ‘tembakan dilepaskan’.

Sejumlah jurnalis yang berada di lokasi awalnya mengaku sempat menerima informasi yang simpang siur terkait instruksi untuk tetap berada di dalam ruangan atau keluar.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Jamie Raskin, yang turut hadir, mengaku tidak melihat langsung pelaku. Namun ia merasakan situasi yang sangat kacau.

“Saya pikir seorang agen Secret Service menjatuhkan saya ke lantai bersama beberapa orang lainnya, dan orang-orang berteriak,” kata Jamie, dilansir dari The Guardian, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, dirinya mendengar suara keras, tetapi tidak dapat memastikan apakah itu benar suara tembakan atau reaksi orang-orang di sekitar.

“Orang-orang sangat ketakutan, tapi sekarang tampaknya sudah mulai lega,” jelas Jamie.

Di luar hotel, sejumlah helikopter terlihat berputar di udara saat aparat mengamankan situasi.

Sementara itu, upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz dan program nuklir Teheran.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pengiriman utusan khusus Steve Witkoff dan menantunya, Jared Kushner, dinilai hanya akan membuang waktu. Ia menegaskan bahwa Iran tidak perlu perantara jika ingin berunding.

“Jika mereka ingin berbicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa Washington “memegang semua kartu” dalam situasi ini, dikutip dari BBC, Minggu (26/4/2026).

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik

4 September 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok

3 September 2026 - 06:35 WITA

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

30 Agustus 2026 - 06:33 WITA

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Festival Indonesia Digelar di Swiss

27 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Kisah PMI Bangun Kedai Kuliner Indonesia di Jantung Kota Taipei

24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Trending di Warta Internasional