Menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat pedalaman, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau kembali mengukuhkan komitmen kemanusiaannya.
Melalui Pos Ambobera, program inovatif bertajuk Pastoor (Pelayanan Kesehatan Door to Door) diluncurkan di Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Rabu (14/11/2026). Inisiatif ini dirancang khusus untuk menjangkau warga yang terkendala akses terhadap fasilitas kesehatan memadai.

Dipimpin oleh Serda Julius yang sigap, personel Pos Ambobera, didukung penuh oleh tenaga kesehatan terlatih, secara proaktif mendatangi rumah-rumah warga. Misi mereka sederhana namun krusial: melakukan pemeriksaan kesehatan mendalam dan mendistribusikan obat-obatan dasar tanpa dipungut biaya sepeser pun. Ini adalah wujud nyata kepedulian yang melampaui batas geografis.
Komandan Pos Ambobera, Letda Inf Gaol, menegaskan esensi dari kegiatan Pastoor. Ia menyatakan bahwa program ini merupakan manifestasi dari janji Satgas untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah terpencil yang sering kali terlupakan oleh jangkauan layanan medis konvensional.
“Kesehatan adalah kebutuhan mendasar yang sangat memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Melalui kegiatan Pastoor ini, kami ingin memastikan warga Kampung Ambobera, terutama anak-anak dan orang tua, mendapatkan perhatian dan layanan kesehatan yang layak,” ujar Letda Gaol.
Lebih lanjut, Letda Gaol menambahkan bahwa pelayanan kesehatan ‘door to door’ ini bukanlah sekadar program sesaat, melainkan akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Ini adalah bagian integral dari upaya Satgas untuk hadir secara fisik dan emosional, menjawab setiap detil kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa secara rutin agar masyarakat merasa aman, sehat, dan tidak sendiri dalam menghadapi keterbatasan layanan kesehatan,” tuturnya.
Sorak apresiasi datang dari Mama Dokina, salah satu tokoh masyarakat Kampung Ambobera. Ia mengungkapkan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran personel TNI yang tak kenal lelah.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Ambobera. Mereka datang ke rumah, periksa kesehatan kami, dan memberikan obat gratis. Pelayanan seperti ini sangat membantu dan membuat kami merasa diperhatikan,” ungkap mama Dokina.
Melalui program Sahabat Banau dan kegiatan Pastoor, Satgas Pamtas Yonif 732/Banau tidak hanya menjalankan tugas pokok pengamanan wilayah perbatasan negara, tetapi juga secara aktif memperkuat peran kemanusiaan TNI.
Mereka hadir sebagai mitra sejati masyarakat, bahu-membahu dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan seluruh warga Papua Tengah. Misi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian TNI merambah hingga ke sudut-sudut tergelap demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.
****









