Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Utama

Nasional Menteri PPPA: Roblox Bikin Ketergantungan, Kalau Sudah Main, Enggak Ingat Makan

badge-check


					Nasional Menteri PPPA: Roblox Bikin Ketergantungan, Kalau Sudah Main, Enggak Ingat Makan Perbesar

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPPA), Arifah Fauzi, menuturkan, gim Roblox membuat anak-anak menjadi ketergantungan atau kecanduan. Arifah menyebut anak-anak menjadi lupa waktu jika bermain gim tersebut, bahkan untuk sekadar makan.

“Karena itu sangat mengganggu anak-anak, ada ketergantungan, ada addict. Kalau sudah main Roblox, itu kayaknya serius, enggak ingat makan, enggak ingat apa-apa,” ucap Arifah saat ditemui di Kantor KemenPPPA, Jakarta Pusat, Selasa (19/8/2025).

Arifah menuturkan, ia mendengar banyak keluhan dari para orangtua yang mengaku resah karena gim itu berpotensi membuat anak mereka kecanduan.

Kata Arifah, para orangtua sebenarnya tidak setuju anak bermain Roblox karena berbagai alasan, termasuk kekhawatiran menjadi addict.

“Ya Roblox itu, kalau saya lihat dari pendapat masyarakat, yang saya dengar, khususnya pada orang tua, itu sebenarnya tidak setuju,” ujarnya.

Arifah mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian bersama kementerian terkait dalam menangani isu ini. “Jadi kalau melihat dari (keluhan) masyarakat, baiknya dikaji kembali,” tambah dia.

Sebelumnya diberitakan, gim Roblox menjadi sorotan lantaran dianggap mempengaruhi hal buruk kepada anak-anak.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti lalu melarang anak-anak untuk bermain game Roblox. Menurut Mu’ti, Roblox mengandung kekerasan yang bisa ditiru anak-anak.

“Kalau main HP tidak boleh menonton kekerasan, yang di situ ada berantemnya, di situ ada kata-kata yang jelek-jelek, jangan nonton yang tidak berguna ya. Nah yang main blok-blok (Roblox) tadi itu jangan main yang itu ya, karena itu tidak baik ya,” kata Mu’ti, dikutip dari Antara News, Selasa (5/8/2025).

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan

19 Oktober 2026 - 02:57 WITA

Muhammad Saidil, Bocah 9 Tahun Kayuh Sepeda 12 Km Demi Bawa Ayah Berobat ke RSUD Sigli

16 Oktober 2026 - 02:50 WITA

Cerita ABK KM Maulana Dianiaya, Dipukul hingga Disiram Air Panas

11 Oktober 2026 - 04:57 WITA

Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Menyerah dalam Membela Kebenaran, Keadilan dan Kepentingan Rakyat

7 Oktober 2026 - 03:23 WITA

SD Negeri Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayur

2 Oktober 2026 - 07:16 WITA

Trending di Warta Utama