Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Utama

Alumnus Unair Berkarier Jadi Marine Biologist di Maldives

badge-check


					Alumnus Unair Berkarier Jadi Marine Biologist di Maldives Perbesar

Muhammad Cesar Briliandi sudah bertahun-tahun menyelami dalamnya lautan setelah kelulusannya dari Universitas Airlangga (Unair). Kini ia berkarier sebagai marine biologist di Sub-Oceanic, Le Méridien Maldives Resort & Spa.

Kisah Cesar bermula pada 2016 silam setelah kelulusannya dari Unair. Masih haus akan ilmu, Cesar bertolak ke National Taiwan Ocean University (NTOU) untuk melanjutkan studinya di bidang kelautan. Di sana, ia kembali belajar sekaligus membantu penelitian kelautan sebagai asisten riset.

Bagi Cesar, keterampilan yang ia peroleh di kampus tidak hanya berupa pengetahuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter. Cesar menekankan bahwa kemandirian adalah hal yang penting dan kegagalan adalah bagian berharga dari proses belajar.

Dalam menjalankan tugasnya, Cesar tergabung dalam sebuah komunitas profesional yang berfokus pada aspek operasional wisata bahari dan aktivitas riset. Posisi ini menjadikan Cesar tampil sebagai wajah ilmiah yang memperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian laut kepada masyarakat internasional.

Tim tersebut beranggotakan sekitar 15 orang di tengah ekosistem kerja resor yang mempekerjakan total kurang lebih 300 pegawai. Dalam lingkup tersebut, Cesar berperan dalam merancang dan mengimplementasikan program-program edukasi tentang cara menjaga dan menghargai laut kepada para tamu.

“Melalui wisata edukasi, kami mengajak para pengunjung untuk melihat keindahan bawah laut sekaligus memahami ancaman yang dihadapi. Mulai dari kerusakan terumbu karang hingga sampah kiriman,” jelasnya dalam laman Unair, dikutip Jumat (29/5/2026).

Pengetahuan tentang biologi perairan, ekologi, dan pengelolaan organisme akuatik yang ia tekuni selama ini menjadi landasan penting untuk memahami dinamika ekosistem laut tempat ia bekerja.

Kontribusinya tidak hanya dirasakan oleh tempat ia bekerja, tetapi juga oleh masyarakat luas. Melalui berbagai program wisata edukasi, Cesar membantu menumbuhkan kesadaran bahwa laut bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sistem kehidupan yang harus dijaga kelestariannya.

Cesar merasa aspek yang paling menyenangkan dari pekerjaannya adalah kedekatannya dengan alam dan kesempatan untuk membangun relasi dengan banyak orang dari berbagai negara.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan

19 Oktober 2026 - 02:57 WITA

Muhammad Saidil, Bocah 9 Tahun Kayuh Sepeda 12 Km Demi Bawa Ayah Berobat ke RSUD Sigli

16 Oktober 2026 - 02:50 WITA

Cerita ABK KM Maulana Dianiaya, Dipukul hingga Disiram Air Panas

11 Oktober 2026 - 04:57 WITA

Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Menyerah dalam Membela Kebenaran, Keadilan dan Kepentingan Rakyat

7 Oktober 2026 - 03:23 WITA

SD Negeri Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayur

2 Oktober 2026 - 07:16 WITA

Trending di Warta Utama