Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Utama

Momen Nataru, 37 Ribu Pengunjung Padati IKN

badge-check


					Momen Nataru, 37 Ribu Pengunjung Padati IKN Perbesar

Ibu Kota Nusantara (IKN) benar-benar menjadi primadona baru pariwisata Indonesia pada pengujung tahun 2025.

Fenomena ini terbukti dengan membeludaknya arus kunjungan masyarakat yang ingin menyaksikan langsung sejarah pembangunan peradaban baru di Kalimantan Timur.

Tepat pada perayaan Hari Natal, 25 Desember 2025, IKN mencatatkan rekor kunjungan harian yang fantastis, menjadikannya destinasi paling populer di tanah Borneo saat ini.

Rekor Statistik di Hari Natal Berdasarkan data yang dirilis oleh Otorita IKN, jumlah masyarakat yang memadati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) pada tanggal 25 Desember mencapai angka 37.000 orang.

Lonjakan massa ini diiringi dengan volume kendaraan yang masuk ke kawasan inti sebanyak kurang lebih 10.000 unit kendaraan.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) memang telah diprediksi akan menjadi puncak pergerakan masyarakat.

“Jumlah pengunjung tercatat sekitar 37.000-an orang. Pada kesempatan ini saya mengucapkan Selamat Natal bagi kawan-kawan yang memperingati Hari Kelahiran Yesus Kristus,” ujar Troy, Jumat (26/12/2025).

Strategi Pelayanan Dalam mengantisipasi lonjakan kunjungan ini, Otorite IKN telah menyiapkan sistem pelayanan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan publik.

Pendekatan preventif dilakukan dengan mensiagakan sumber daya manusia dari berbagai unit kerja, mulai dari petugas pengamanan, ketertiban umum, hingga tenaga medis di titik-titik strategis seperti rest area, plaza seremoni, dan pintu masuk kawasan.

Aksesibilitas menuju IKN pun dipermudah dengan fungsionalitas terbatas jalur jalan tol dari Balikpapan menuju Penajam Paser Utara dan KIPP IKN.

Jalur bebas hambatan ini beroperasi pukul 06.00–18.00 WITA khusus untuk kendaraan Golongan I, yang terbukti sangat efektif dalam mendukung kelancaran mobilitas warga dari Balikpapan maupun Kalimantan Selatan.

Salah satu daya tarik unik bagi pengunjung tahun ini adalah implementasi transportasi ramah lingkungan. Otorita IKN menyiagakan 13 unit bus listrik (EV Bus) sebagai moda transportasi utama di dalam kawasan.

Sebanyak 12 unit beroperasi aktif secara bergantian dengan kapasitas total angkut mencapai 500 orang dalam satu kali keberangkatan. Bagi warga yang membawa kendaraan pribadi, tersedia kantong-kantong parkir strategis.

Sementara bagi mereka yang menggunakan kendaraan umum, diarahkan untuk menuju rest area terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan EV Bus.

Skema ini tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi masyarakat tentang masa depan transportasi hijau di IKN.

Destinasi Favorit Pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi juga untuk meresapi nilai-nilai kebangsaan dan keindahan alam.

Beberapa titik yang menjadi favorit wisatawan antara lain: Taman Kusuma Bangsa: Tempat pengunjung mengenang jasa Soekarno-Hatta dalam suasana yang khidmat.

Plaza Seremoni: Ruang publik utama yang menjadi pusat interaksi warga. DAS Sanggai: Area teduh yang menawarkan panorama senja spektakuler di tengah bentang alam Nusantara.

Selain KIPP, wisatawan juga banyak yang melanjutkan petualangan mereka ke destinasi sekitar seperti Bukit Batu Dinding Samboja, Bukit Teletubbies, dan edukasi lingkungan di BOSF Samboja Lestari.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama