Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Utama

Kisah Heroik Sugianto Selamatkan Lansia Korsel Bikin Prabowo Bangga

badge-check


					Kisah Heroik Sugianto Selamatkan Lansia Korsel Bikin Prabowo Bangga Perbesar

Nelayan asal Indonesia bernama Sugianto diganjar penghargaan oleh Presiden Korsel Lee Jae Myung lantaran menyelamatkan lansia dari kebakaran. Selain mendapat penghargaan, aksi heroiknya itu juga mendapat banyak pujian.

Sugianto berkesempatan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House) pada Kamis (2/4/2026). Prabowo saat itu tengah melakukan kunjungan kenegaraan.

Sugianto secara terhormat diundang Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung saat menjamu Prabowo dan delegasi yang berkunjung ke Korsel.Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menunjukkan gestur bangga terhadap Sugianto.

Setara dengan para tamu undangan terhormat, Sugianto mengenakan setelan jas lengkap dan berdiri di samping Presiden Korsel. Diapit Prabowo dan Lee, Sugianto sempat bercakap-cakap dengan Prabowo.

Prabowo menyalami Sugianto, beberapa kali menepuk punggungnya tanda bangga. Sebelum meninggalkan Sugianto, Prabowo memberi pesan singkat tapi bermakna.

“Baik-baik kau ya, mereka senang sama kamu,” kata Prabowo bangga.

Sugianto Selamatkan 7 Lansia

Sugianto dicintai masyarakat Korsel karena menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan di Yeongdeok pada Maret 2025. Aksi heroiknya itu membuat dia dikenal dan dikagumi warga Korea Selatan dan Indonesia.

Saat itu, Sugianto membangunkan lansia yang tertidur saat si jago merah melalap hutan dan area sekitar. Ia menggendong satu per satu para lansia ke area yang lebih aman.

Aksinya ini mendapat pujian karena dianggap sebagai pahlawan. Aksi heroiknya ini diganjar banyak penghargaan. Dia mendapat penghargaan The Order of Civil Merit dari Presiden Korsel Lee Jae Myung.

Dia juga mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) RI. Serta diangkat sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia.

Selain itu, Sugianto juga mendapatkan visa jenis F-2 dari Kementerian Kehakiman Korea Selatan. Visa F-2 memungkinkan pemegangnya untuk bisa tinggal di Korea Selatan hingga lima tahun.

Peristiwa Kebakaran

Dilansir Korea JoongAng Daily, kebakaran hutan yang bermula di Yeongdeok, Gyeongsang Utara, Korea Selatan, sekitar pukul 11 malam pada 25 Maret 2025. Sugianto dan kepala komunitas nelayan desa, Yoo Myung-sin, kemudian mengetuk pintu rumah-rumah tetangga dan memperingatkan mereka yang sedang beristirahat untuk segera mengungsi.

Nelayan Indonesia itu tiba di Korsel sekitar 9 tahun lalu. Desanya berada di tepi laut, terletak di daerah yang landai sehingga menyulitkan para lansia untuk mengungsi.

Untuk memastikan evakuasi cepat, Yoo dan Sugianto menggendong tetangga mereka yang sudah lansia di punggung mereka. Mereka kemudian berlari ke tanggul sekitar 300 meter dari daerah permukiman.

“Yang saya pikirkan hanyalah menyelamatkan para nenek dan penduduk dengan cepat,” kata Sugianto.

Dia juga mengatakan kepada penyiar publik KBS bahwa dia membantu sekitar tujuh orang dewasa yang lebih tua untuk mengungsi dari kebakaran Uiseong. Nelayan Indonesia itu mengatakan tidak ingat seberapa jauh berlari melintasi desa bersama Yoo.

Detik-detik Api Membesar

Sugianto mengatakan dia ketakutan saat melihat salah satu toko dilalap api sambil menggendong seorang wanita tua di punggungnya. Wanita itu terbangun setelah mendengar teriakan ‘Cepat! Cepat!’.

Seorang penduduk Yeongdeok yang berusia 90-an mengatakan orang-orang mungkin telah meninggal jika bukan karena nelayan Indonesia itu.

“Saya dapat mengungsi dari rumah saya karena dia berada di depan pintu saya setelah saya terbangun karena mendengar teriakan,” kata penduduk lanjut usia itu.

Dia mengatakan istrinya telah mengetahui cerita dirinya membantu warga desa. Dia menyebut istrinya bangga dengan tindakannya itu.

Warga desa pun memuji Sugianto dan Yoo atas kepahlawanan mereka. Beberapa mengatakan mereka ingin hidup dan bekerja dengan seorang pemuda yang bertanggung jawab seperti dia.

Desa tepi laut itu memiliki sekitar 60 penduduk yang semuanya dievakuasi dengan selamat ke tanggul ketika kebakaran Uiseong mencapai Yeongdeok.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama