Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Internasional

Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS New Orleans, terbakar di perairan Jepang

badge-check


					Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS New Orleans, terbakar di perairan Jepang Perbesar

Api mengamuk di kapal amfibi pengangkut pasukan Angkatan Laut AS itu dan baru berhasil dipadamkan pada Kamis (21/8/2025) setelah berlangsung selama lebih dari 12 jam.

Armada ke-7 AS dalam pernyataan resminya mengungkapkan dua pelaut mengalami luka ringan akibat kebakaran di dekat fasilitas angkatan laut White Beach, Pulau Okinawa.

“Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan… awak USS New Orleans akan tetap berada di kapal,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir AFP.

Kebakaran sempat memicu koordinasi darurat antara militer AS dan pihak Jepang. Menurut Penjaga Pantai Jepang, pada awalnya militer AS meminta bantuan Tokyo, lalu membatalkan permintaan tersebut, sebelum akhirnya kembali meminta dukungan sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Sebanyak empat kapal Jepang yang terdiri dari armada Penjaga Pantai, Angkatan Laut Jepang, serta kontraktor swasta diturunkan untuk membantu memadamkan api.

“Kapal-kapal tersebut bekerja sepanjang malam menyemprotkan air ke arah kapal AS,” kata juru bicara Penjaga Pantai Jepang, Tetsuhiro Azumahiga, kepada AFP.

USS New Orleans memiliki panjang 208,4 meter dengan bobot 24.433 ton. Kapal ini dirancang untuk mengangkut marinir, kendaraan tempur, helikopter, dan peralatan lainnya guna mendukung operasi militer amfibi.

Kebakaran itu menyoroti kembali sensitivitas keberadaan militer AS di Jepang, khususnya di Okinawa, yang menampung sebagian besar pasukan Amerika Serikat. Saat ini, terdapat sekitar 54.000 personel militer AS yang ditempatkan di Jepang, mayoritas di pulau selatan tersebut.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola

3 Juni 2026 - 06:30 WITA

Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan Iduladha Bersama Presiden Prabowo

27 Mei 2026 - 13:37 WITA

Tambang Emas Longsor Kubur Penambang Hidup-Hidup, 28 Tewas

26 Mei 2026 - 03:12 WITA

9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang ke RI

23 Mei 2026 - 08:58 WITA

Kemlu Kecam Penculikan Relawan & Jurnalis Indonesia oleh Israel

19 Mei 2026 - 02:23 WITA

Trending di Warta Internasional