Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Utama

Kapal Ambulans yang Hilang di Makassar Ditemukan di Selat Madura, Seluruh Awak Selamat

badge-check


					Kapal Ambulans yang Hilang di Makassar Ditemukan di Selat Madura, Seluruh Awak Selamat Perbesar

Kapal ambulans milik Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang hilang kontak di Selat Makassar akhirnya ditemukan pada Jumat (24/10/2025) di Selat Madura.

Meski hilang kontak selama 11 hari, seluruh awak kapal selamat. Baca berita tanpa iklan.

Kapal yang dinakhodai M Tahir (65) bersama dua anak buah kapal (ABK), Najamuddin (55) dan Hasri (60), itu ditemukan di perairan Selat Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan sejumlah gambar yang diterima dari tim pencarian, kapal ambulans tersebut tampak berlabuh di pinggir pantai, dekat permukiman warga di kawasan Selat Madura.

“Iya sudah ditemukan, tapi kami belum bisa komunikasi (dengan awaknya), tapi kami konfirmasi ke keluarga benar sudah ditemukan,” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan, saat dikonfirmasi Jumat.

Sultan menyebut, kapal kemungkinan sedang dalam proses perbaikan sebelum berlayar kembali menuju wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

“Kemungkinan sementara diperbaiki juga itu kapalnya, untuk kembali,” ujar dia. Ia memastikan seluruh awak kapal dalam kondisi sehat dan selamat.

“Seluruh awak selamat semua, kami belum bisa pastikan (penyebab) itu mati mesin atau bagaimana. Kami belum konfirmasi. Kami sementara koordinasi untuk lebih jelasnya,” tutup Sultan.

Hilang Kontak Sejak 13 Oktober Kapal ambulans tradisional tersebut sebelumnya hilang kontak di perairan Selat Makassar, Kabupaten Pangkep, pada Senin (13/10/2025).

Kapal yang mampu menampung 18 penumpang itu berangkat dari Pulau Tinggalungan menuju Pulau Dawakkang sekitar pukul 07.00 Wita.

Namun hingga malam hari, kapal tidak tiba di tujuan sesuai jadwal. Baca juga: Kapal Ambulans Hilang Kontak di Selat Makassar, Basarnas Cari 3 Mekanik Kapal di 20 Titik Pulau Kecil Basarnas bersama tim gabungan kemudian melakukan operasi pencarian selama tujuh hari, namun hingga saat itu belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal hingga akihrnya operasi pencarian ditutup.

Kapal ambulans tersebut diketahui digunakan untuk melayani masyarakat di pulau-pulau terluar Kabupaten Pangkep.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama