Menu

Mode Gelap
Pemda Buru dan Pemilik Lahan Sepakat Akhiri Konflik Warga Peduli Kesehatan Warga Pedalaman, Satgas Banau Jemput Bola Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Sisa Kuota Internet Hangus, Dua Warga Wadul MK Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji

Warta TNI

Kanada Gandeng TNI, Perkuat Perisai Barat di Indo-Pasifik

badge-check


					Kanada Gandeng TNI, Perkuat Perisai Barat di Indo-Pasifik Perbesar

Kanada resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama militer dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Langkah ini dinilai mempertegas posisi negara Barat dalam menjaga stabilitas Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan.

MoU ditandatangani Kepala Staf Pertahanan Kanada Jenderal Jennie Carignan saat berkunjung ke Indonesia, Senin (25/8/2025). Kesepakatan ini memperkuat kolaborasi militer kedua negara, khususnya di bidang keamanan maritim, latihan bersama, hingga pengembangan kapasitas pertahanan.

“Memformalkan kerja sama militer kami dengan salah satu mitra kunci di Indo-Pasifik seperti Indonesia sangat penting untuk memperkuat kemampuan Kanada dalam mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan,” ujar Carignan dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia.

Ia menekankan, peningkatan interoperabilitas antara Angkatan Bersenjata Kanada (CAF) dan TNI memastikan kesiapan militer Kanada untuk menegakkan hukum internasional serta mempertahankan kedaulatan negaranya.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton juga menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi babak baru dalam hubungan pertahanan kedua negara.

“Tonggak sejarah ini menggarisbawahi komitmen bersama kami terhadap keamanan maritim, stabilitas regional, dan pengembangan kapasitas. Dipandu oleh Strategi Indo-Pasifik Kanada, kami akan terus bekerja sama erat dengan Indonesia dan mitra-mitra ASEAN,” kata Dutton.

Kesepakatan ini juga memperkuat kontribusi Kanada dalam Latihan Super Garuda Shield 2025, salah satu latihan militer multinasional terbesar di kawasan. Tahun ini, kontingen Kanada akan hadir dengan jumlah terbesar yang pernah dikerahkan, di tengah operasi militer Horizon yang juga melibatkan pasukan Kanada.

Sejak 2008, lebih dari 700 personel TNI telah mengikuti program pelatihan militer bersama Kanada. Selain itu, Kanada kini berstatus pengamat di dua kelompok kerja pakar ADMM+ (ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus) untuk periode 2024-2027, yakni di bidang Bantuan Kemanusiaan & Penanggulangan Bencana serta Keamanan Maritim.

Penandatanganan ini sekaligus menandai kunjungan pertama Jenderal Carignan ke Indonesia. Selain menghadiri pembukaan Super Garuda Shield, ia juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan pejabat pertahanan RI.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Kesehatan Warga Pedalaman, Satgas Banau Jemput Bola

15 Januari 2026 - 06:31 WITA

CN-235 Kembali Mengudara: Tonggak Kebangkitan Kekuatan Angkut TNI AU dari Hanggar PTDI

9 Januari 2026 - 06:23 WITA

KRI Makassar-590 Embarkasi Pasukan dan Bantuan Kemanusiaan, Wujud Kepedulian TNI AL untuk Aceh

6 Januari 2026 - 06:13 WITA

Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit di Papua, Menhan Sjafrie Minta Panglima TNI Tak Ragu Apresiasi Anak Buah

4 Januari 2026 - 06:28 WITA

Diduga Akan Diseludupkan, Satgas Halilintar TNI AL Amankan 7 TON Bijih Tima

21 Desember 2025 - 10:59 WITA

Trending di Warta TNI