Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Utama

Jembatan Ambruk, Jalur Trans Timor Lumpuh Total

badge-check


					Jembatan Ambruk, Jalur Trans Timor Lumpuh Total Perbesar

Jalur utama Trans Timor di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), lumpuh total setelah jembatan di Kilometer 38 Oelmasi ambruk, Kamis (26/3). Putusnya akses vital tersebut menyebabkan aktivitas transportasi masyarakat terhenti dan memicu antrean panjang kendaraan, terutama truk logistik.

Jalur Trans Timor diketahui merupakan urat nadi penghubung wilayah daratan Pulau Timor. Lumpuhnya akses ini berdampak langsung terhadap distribusi barang dan mobilitas warga antarwilayah. Antrian panjang kendaraan pun tak terhindarkan.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, turun langsung meninjau lokasi kejadian didampingi Kepala Dinas PUPR NTT, Benyamin Nahak, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Janto.

Dalam keterangannya di lokasi, Johni menegaskan bahwa kondisi jembatan mengalami kerusakan parah dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan.

“Ini jalur utama Trans Timor yang sangat vital. Kondisinya benar-benar terputus total sehingga menghentikan aktivitas transportasi masyarakat,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, arus kendaraan dari dan menuju Kupang tersendat. Sejumlah truk logistik terlihat mengantre panjang di kedua sisi jembatan, menunggu kepastian akses alternatif.

Johni memastikan pemerintah bergerak cepat untuk menangani kondisi darurat tersebut. Sejumlah langkah segera disiapkan guna memulihkan konektivitas warga.

“Kita akan buka jalur alternatif secepatnya. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, jadi tidak boleh berlarut-larut,” tegasnya.

Selain kerusakan jembatan, di lokasi yang sama juga ditemukan pipa air yang patah akibat ambruknya struktur. Kondisi ini berpotensi mengganggu distribusi air bersih, khususnya ke wilayah Kota Kupang.

Sementara itu, Kepala BPJN NTT, Janto, menjelaskan bahwa ambruknya jembatan diduga disebabkan oleh pergeseran pada struktur pondasi.

“Pondasi jembatan mengalami pergeseran sehingga tidak bisa difungsikan lagi. Saat ini kami sudah mengirim alat berat untuk penanganan awal,” jelasnya.

BPJN, lanjut Janto, telah menyiapkan langkah cepat berupa pembukaan jalur alternatif melalui jalan kabupaten serta pembangunan jembatan sementara di sisi hilir.

“Kami sudah survei lokasi dan kondisi tanah memungkinkan untuk pembangunan jembatan darurat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera digunakan,” katanya.

Untuk penanganan permanen, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan melakukan perencanaan ulang mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional.

“Perbaikan permanen membutuhkan proses desain dan penganggaran dari pusat. Sementara ini fokus kita adalah memastikan akses darurat bisa segera dibuka,” pungkasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama