Krisdayanti mengungkap pesan mendiang Guruh Soekarnoputra kepadanya saat menjenguk musisi sekaligus politisi senior tersebut di rumah sakit. Menjelang wafat, adik Megawati itu berpesan agar seni dan budaya Indonesia terus dirawat serta dikembangkan agar dicintai generasi muda.
Krisdayanti mengatakan dedikasi dan pemikiran mendiang Guruh Sukarnoputra untuk Indonesia membuat kepergiannya menjadi kehilangan besar. Ia mengenang Guruh sebagai sosok yang sepanjang hidupnya terus memikirkan kemajuan bangsa.

“Dedikasi, kontribusi dan pemikiran Bapak Guruh Sukarnoputra bagi bangsa ini begitu besar. Makanya kita sangat-sangat kehilangan sosok seperti beliau yang sepanjang umurnya terus berupaya berpikir tentang Indonesia,” ungkap Krisdayanti di rumah duka, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, mendiang Guruh Sukarnoputra sempat berpesan agar dirinya terus merawat dan memajukan seni serta budaya Indonesia. Pesan itu, kata dia, juga berkaitan dengan upaya agar budaya Indonesia tetap dicintai dan dihargai generasi muda.
“Sampai detik-detik terakhir ajalnya, beliau sempat berpesan kepada saya agar saya terus memajukan budaya, seni dan terus mencintai serta menggelorakan budaya Indonesia agar bisa dicintai anak-anak muda bangsa ini dan bisa dikenal di dunia sebagai bangsa yang besar,” lanjutnya.
Baginya, mendiang Guruh Sukarnoputra merupakan sosok seniman sekaligus politisi yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan seni dan budaya Indonesia. Ia pun mengaku siap meneruskan cita-cita tersebut.
“Perhatian beliau sama seniman sangat-sangat luar biasa. Bahkan saya sebagai muridnya beliau sangat kagum sekali sama dedikasi yang beliau tunjukkan. Sehingga semoga saya dan seluruh murid-murid beliau termasuk orang-orang seni yang pernah bekerjasama dan tahu beliau bisa meneruskan cita cita beliau untuk terus mengembangkan seni dan budaya Indonesia agar bisa naik kelas ke level internasional,” tutupnya.
Mendiang Guruh Sukarnoputra merupakan putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati. Jenazah Guruh disemayamkan di kediamannya di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Guruh Sukarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB dini hari di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan, pada usia 73 tahun.
Sejumlah tokoh kemudian mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.
Jenazah Guruh Sukarnoputra dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta, di sebelah makam ibundanya, Fatmawati Soekarnoputri.
****









