Menu

Mode Gelap
Selat Hormuz, Selat Strategis Titik Perekonomian Dunia Dukung Pemberdayaan Nelayan, Danlanal Yogyakarta Hadiri Kunker Ketua Komisi IV DPR-RI Ketika Pemkab Bulungan Bersolek, Eks Pasar Ikan Kini Jadi Food Court Kemenlu RI Pastikan Koordinasi Intensif Pelindungan WNI di Timur Tengah Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah, Pengalaman Pahit Warga 2 Kampung di Polman Pemerintah perkuat peran generasi muda melalui Mangrove Goes To School

Warta TNI

Diduga Akan Diseludupkan, Satgas Halilintar TNI AL Amankan 7 TON Bijih Tima

badge-check


					Diduga Akan Diseludupkan, Satgas Halilintar TNI AL Amankan 7 TON Bijih Tima Perbesar

Belitung, infokatulistiwanews.com – Sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir dan pelabuhan, TNI Angkatan Laut melalui Satuan Tugas (Satgas) Halilintar Pos Belitung Timur berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan praktik penyelundupan biji timah di wilayah Belitung Timur, Jumat dini hari (19/12/2025).

Penertiban berawal dari laporan masyarakat yang diterima pada Kamis sore (18/12) terkait rencana penyelundupan biji timah melalui Pelabuhan Tanjung Kelumpang, Belitung Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satgas Halilintar bergerak ke lokasi sasaran.

Dalam rangkaian operasi, tim gabungan melaksanakan penyekatan di wilayah Dendang dan berhasil mengamankan pelaku transaksi COD biji timah beserta barang bukti untuk dilaksanakan pemeriksaan awal dan pendalaman keterangan.

Dari hasil penertiban tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa biji timah milik salah satu pelaku berinisial EE dengan jumlah kurang lebih 145 kampil atau sekitar 7 ton yang berpotensi menyebabkan kerugian negara sebesar kurang lebih 2 Miliar Rupiah. Sejumlah saksi turut dimintai keterangan, antara lain pengemudi truk, kuli panggul, serta pihak yang terlibat dalam proses transaksi dan distribusi biji timah.

Berdasarkan keterangan awal para saksi, terungkap adanya dugaan alur pendanaan, distribusi, serta jaringan yang lebih luas dalam praktik jual beli biji timah yang diduga akan diselundupkan keluar negeri. Hingga kini, Satgas Halilintar terus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, termasuk pihak penerima biji timah di luar negeri. Diduga, jaringan penyelundup timah ini merupakan pelaku yang telah melaksanakan penyelundupan sebelumnya dan mencoba untuk beroperasi kembali.

Penangkapan tersebut menegaskan bentuk komitmen TNI AL dalam mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan sumber daya alam strategis nasional, khususnya di wilayah pesisir dan pelabuhan. Seluruh temuan dan hasil pengembangan akan dilaporkan kepada komando atas serta dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hal ini merupakan implementasi dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan bahwa Prajurit TNI AL akan terus memperkuat pengawasan di wilayah maritim dan pesisir dalam rangka menegakkan hukum, menjaga ketertiban, serta melindungi kepentingan nasional.

Red~ IKN

Dispen AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Pemberdayaan Nelayan, Danlanal Yogyakarta Hadiri Kunker Ketua Komisi IV DPR-RI

2 Maret 2026 - 03:46 WITA

TNI AL Siapkan Dermaga Sipil untuk Sandar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

26 Februari 2026 - 04:40 WITA

TNI AD Kebut Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana di Sumatra

22 Februari 2026 - 07:30 WITA

9 KRI Jaga Timah Rp173 Miliar di Babel, Ada Uji Drone Kamikaze

16 Februari 2026 - 05:09 WITA

Dibantu Pesawat MRTT Milik RSAF, Jet Tempur F-16 TNI AU Latihan Isi Bahan Bakar di Udara

16 Februari 2026 - 05:05 WITA

Trending di Warta TNI