Menu

Mode Gelap
Polemik Tutup-Buka Penyeberangan Perintis di NTT Prajurit Batalyon Hanud 11 Pasgat Laksanakan Lintas Medan Tingkatkan Ketangkasan dan Jiwa Korsa BMKG Ungkap Daftar 17 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini Begini Keseruan Ratusan Siswa SD Main Permainan Tradisional Heboh Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Setelah Nobar Piala Dunia Aksi Pemulung Ikut Tambal Jalan Rusak di Padang, Warga Mengaku Sudah Dua Wali Kota Tanpa Perbaikan

Serba Serbi

BMKG Petakan 8 Provinsi Berstatus Waspada Hujan Lebat dan Petir Hari Ini

badge-check


					BMKG Petakan 8 Provinsi Berstatus Waspada Hujan Lebat dan Petir Hari Ini Perbesar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di delapan provinsi Indonesia pada hari ini, Selasa (3/2/2026).

Prakirawan BMKG Miftah Ali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi atmosfer tersebut.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Berdasarkan data prakiraan cuaca, terdapat delapan wilayah yang masuk dalam kategori level peringatan untuk hujan lebat hingga sangat lebat:

Jawa Barat

Jawa Tengah

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Jawa Timur

Sulawesi Selatan

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Papua

Papua Pegunungan

Potensi Hujan Petir dan Hujan Sedang di Kota Besar

Selain wilayah di atas, BMKG juga merilis daftar kota besar yang akan mengalami hujan dengan intensitas beragam. Berikut rinciannya:

Hujan Petir dan Sedang

Banjarmasin dan Kendari: Berpotensi mengalami hujan yang disertai kilat atau petir.

Semarang, Tanjung Selor, dan Merauke: Berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Hujan Ringan

Masyarakat di wilayah Medan, Padang, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Mamuju, Manokwari, Jayapura, Ambon, Nabire, dan Jayawijaya perlu mengantisipasi turunnya hujan dengan intensitas ringan.

Miftah menjelaskan bahwa dinamika atmosfer saat ini memicu pertumbuhan awan hujan. BMKG memantau sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Banten, Samudra Hindia barat Sumatera Utara, Samudra Pasifik utara Pulau Biak, dan daratan Australia bagian utara.

“Sirkulasi siklonik tersebut menginduksi terbentuknya konvergensi dan konfluensi di perairan barat Sumatera Utara, Samudra Hindia barat daya Banten, perairan utara Pulau Biak, Laut Arafuru, Laut Timur, serta sekitar sirkulasi siklonik tersebut,” ujar Miftah dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi BMKG.

Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan massa udara atau daerah konvergensi yang memanjang dari pesisir Sumatera Barat hingga Kalimantan dan Papua. Fenomena ini yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sepanjang jalur tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Begini Keseruan Ratusan Siswa SD Main Permainan Tradisional

22 Juli 2026 - 07:43 WITA

JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung

20 Juli 2026 - 06:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Gawai, KKN Unhas Edukasi Siswa SD Permainan Tradisional di Bone

19 Juli 2026 - 06:10 WITA

Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala

17 Juli 2026 - 06:02 WITA

Wimbledon Jadi Bekal Berharga Petenis Muda Indonesia Ethan Jake Frans

14 Juli 2026 - 06:44 WITA

Trending di Serba Serbi