Menu ✖

Mode Gelap
Aksi Nyata Sejumlah Artis Pasca Gempa di NTT Dari Bangku Sekolah untuk Indonesia, 1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026 Penanganan Aksi Unjuk Rasa Berubah Lebih Humanis, Prabowo-Gibran Kedepankan Aspek Restoratif Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar

Warta Entertainment

Aksi Nyata Sejumlah Artis Pasca Gempa di NTT

badge-check


					Aksi Nyata Sejumlah Artis Pasca Gempa di NTT Perbesar

Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang, semangat anak muda untuk saling menguatkan kembali teruji nyata di lapangan. Duka masih melingkupi Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.58 WITA.

Kondisi warga terdampak hingga kini masih membutuhkan uluran tangan kita. Tidak sekadar menyuarakan duka di media sosial, deretan artis Indonesia memilih turun langsung ke posko pengungsian, menyalurkan bantuan, hingga tidur di tenda darurat bersama warga.

Di tengah keterbatasan akses dan situasi yang prihatin, berikut aksi nyata para artis yang hadir menguatkan saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur:

1. Andovi da Lopez: Salurkan Bantuan Logistik hingga Buka Akses Jalan Putus

Kreator konten dan aktor berdarah Maumere ini salah satu figur publik pertama yang turun langsung ke lokasi bencana NTT. Dari unggahan Instagram, 16 Agustus 2026, Andovi bergerak bersama tim relawan KitaBisa menyalurkan bantuan ke Posko Nangahure Bukit di Kabupaten Sikka, NTT.

Tak berhenti di titik itu saja, Andovi juga menyalurkan bantuan logistik ke Maumere, Ende, Flores hingga Pulau Palue. Khusus di Palue, Andovi juga ambil bagian membuka lagi akses jalan yang putus akibat longsor gempa Flores.

“Alat besar akhirnya membersihkan longsor-longsor yang terjadi Ketika gempa Flores di Palue. Berkat koordinasi dan gerak bersama berbagai pihak meliputi IDI Sikka, pemerintah kecamatan, dan banyak pihak lainnnya, sehingga akses yang sempat terputus di beberapa desa seperti Desa Kesokoja, Desa Ladolaka, Desa Tuanggeo dan desa lainnya sudah kembali bisa dilewati,” ungkapnya di Instagram, 18 Agustus 2026.

Dibuka kembali akses jalan tersebut, tentunya penyaluran bantuan dan pemulihan warga setempat lebih mudah.

2. Chiki Fawzi: Salurkan Bantuan hingga Trauma Healing

Bersama tim relawan Dompet Dhuafa, desainer sekaligus aktivis ini ikut mendistribusikan total sekitar 9 ton bantuan ke pulau-pulau terdampak di Flores, NTT.

Ia mulai membagikan perjalanan ke NTT melalui Instagram pribadinya pada 18 Agustus 2026. Putri bungsu Ikang Fawzi itu tampak bergerak ke Flores via jalur laut. Dalam perjalanan ke Dusun Ronting, titik penerima bantuan pertama, perahu yang ditumpangi Ciki bersama tim dihantam gelombang laut yang tinggi.

Akhirnya, perahu mereka melipir ke dekat Pulau Seraya Kecil untuk menunggu gelombang laut bersahabat untuk melaut. Setibanya di Ronting, Chiki menyalurkan bantuan yang mereka bawa kepada warga terdampak.

Kemudian ia menyalurkan bantuan ke beberapa desa di Flores, Chiki dan tim merasakan gempa susulan berulang kali. Selain mendistribusikan bantuan, Chiki juga ambil bagian dari aktivitas trauma healing. Ia tampak menghibur anak-anak korban gempa lewat nyanyi dan main bareng di ruang terbuka.

3. Zaskia Adya Mecca: Komitmen Bangun Kembali Masjid

Sebelum turun langsung ke lokasi gempa NTT, Zaskia bergerak lewat relawan Rangkul Foundation, yayasan miliknya. Dari unggahan Instagramnya, 15 Agustus 2026, ia menyalurkan bantuan kebutuhan pokok senilai Rp10 juta di satu titik bencana. Keesokan harinya, tim Rangkul Foundation bergerak ke 3 titik terdampak gempa.

Dari hari ke hari, bantuan logistik yang disalurkan terus bertambah. Bersama KitaBisa, penggalangan dana Zaskia dan Rachel Vennya juga disalurkan ke korban gempa Flores.

Di akhir Agustus silam, Zaskia tampak turun langsung ke Waso membantu meringankan trauma emosional anak-anak.

“Terima kasih sekali hari iniii kak, kami tidak minta apa2. Karena kami bisa usahakan dan ada saja yang drop logistik. Tapi belum ada sekalipun dalam 10hari ini melakukan trauma healing buat anak2. Ini baik sekali liat anak2 bahagia! Terima kasih, terima kasih kakak2. Begitu ucapan pak dukuh, bapak2 juga para mama di Waso,” tulisnya di Instgaram, 26 Agustus 2026.

Berdasarkan pandangan mata Zaskia saat ini, dampak gempa di daerah tersebut besar sekali dan bersyukur distribusi bantuan cukup lancar saat itu.

“95% bangunan rata dengan tanah. Alhamdulillah sudah ada beberapa lembaga dan pemerintah masuk bantuan juga distribusi disini. Pas datang kami juga sempat berfikir “masih perlu kita ngga ya? Apa cari titik lain..” Tapi hati rasanya pingin minta kumpulin anak2 , bener ajaaa,” ungkap istri Hanung Bramantyo itu.

“Balon, games yang kita buat, tebak2an, lari2an sambil main juga cemilan menjadi mahal sekali disini. Jadi buat temen2 yang mau turun menjadi relawan tapi merasa “aduh ga punya uang dan bantuan banyak bertruk2” dateng aja, kehadiran kita, penghiburan besar untuk mereka,” ajak Zaskia.

Terbang ke Manggarai Barat, Flores, Zaskia menyalurkan paket bantuan secara personal kepada para pengungsi. Tak berhenti di situ, ia bersiap menjalankan program pemulihan jangka panjang.

“Teman-teman semua yang sudah ikut peduli dan menitipkan kepeduliannya bersama-sama. Makasih banyak, In syaa Allah kita masih lanjutin ya, ada Masjid yang In syaa Allah akan kita bangun lagi sama-sama di Flores. Semoga Allah mudahkan..” tulis Zaskia di Instagram, 31 Agustus 2026.

Di awal September lalu, Zaskia kembali ke Flores untuk melanjutkan bantuan yang diperlukan korban gempa. Langkah ini merawat ingatan bahwa saudara-saudara kita di NTT masih butuh bantuan di fase pemulihan.

“Sekali dateng tentunya ga cukup, PR masih banyak untuk selalu bersamai mereka. Bukan siapa yang paling pertama sampai, bukan yang paling banyak bawaannya, tapi siapa yang komit membersamai sampai mereka bisa mandiri kembali,” tulisnya di Instagram, 10 September 2026.

“Bismlillah terus saling mengingatkan, berita ku up supaya kita semua gak lupa kalau mereka masih tidur di tenda, gempa masih datang sampai 2 hari lalu, trauma pun belum pulih,” lanjutnya.

Bersama merek kecantikan Scarlett, Zaskia kembali menyalurkan bantuan seperti selimut dan kasur busa kepada warga yang masih tinggal di tenda, juga memberi semangat untuk pulih secara bertahap.

Ibu lima anak itu juga meng-updates perkembangan pembangunan masjid. “Btw, kita lagi proses pembangunan MCK juga masjid di Flores yaa.. insyaa Allah semoga dimudahkan semuanya,” kisahnya.

4. Kris Dayanti dan Yuni Shara: Misi Cinta dan Harapan

Berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia, kakak-beradik penyanyi ini menyalurkan bantuan dan pendampingan psikologis bagi anak-anak di Kabupaten Manggarai, NTT

“Our journey to NTT is more than a visit—it is a journey of care, hope, and healing. Through psychosocial support, we hope to create a safe and joyful space for children affected by the earthquake—to play, express their feelings, rebuild their confidence, and slowly find their sense of security again,” bunyi keterangan postingan bersama tersebut, 1 September 2026.

Dalam video tersebut, tampak Kris Dayanti dan Yuni Shara memberi energi positif kepada warga-warga terdampak gempa yang masih tinggal di tenda. Mereka juga terlihat berbincang, menggambar, dan mewarnai bersama anak-anak. Tak lupa, mereka memberi pelukan hangat ke anak-anak sebagai upaya kecil menyuntikkan energi positif.

5. Cinta Laura: NTT Jauh dari Pulih

Aktris dan Duta Nasional UNICEF Indonesia, Cinta Laura Kiehl, turun langsung ke kecamatan Reo, Nusa Tenggara Timur (NTT) awal Oktober ini. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Cinta membagikan potret terkini warga yang terdampak gempa bumi. Highlight-nya, masih jauh dari kata pulih!

Dalam reels yang diunggah ia bersama akun Cinta Laura Foundation, yayasan miliknyya Cinta menyita perhatian publik dengan tulisan menohok: “Tenang, NTT sudah pulih, kata siapa?”

“Mungkin NTT udah gak lagi ramai dibicarakan, tapi bagi banyak keluarga yang terdampak, keadaan masih jauh dari normal,” tulisnya di Instagram, 5 Oktober 2026.

Video tersebut memperlihatkan realita di lapangan. Cinta berdiri di antara puing-puing bangunan rubuh yang belum tersentuh renovasi. Warga setempat masih bertahan di tenda pengungsian, sementara gedung sekolah yang rusak juga belum sepenuhnya diperbaiki.

“Masih banyak yang harus dilakukan untuk membantu mereka kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” ungkap Cinta menjabarkan kondisi warga terdampak saat ia mengunjungi NTT pada tanggal 3 dan 4 September 2026.

Di tengah keterbatasan, Cinta tampak mengajar anak-anak di posko bantuan. Beralaskan terpal, penerangan seadanya, dan meja belajar sederhana di ruang terbuka, raut bahagia dan rasa terima kasih tetap terpancar dari wajah anak-anak tersebut.

“Jangan sampai perhatian kita berhenti hanya karena beritanya sudah berganti,” ajak Cinta

Tidak datang tangan kosong, Cinta membawa bantuan sederhana untuk wilayah Reo. “Perlengkapan sekolah, waktu untuk bermain, nonton film bersama. Tapi rasa syukur dan kebahagiaan yang mereka tunjukkan begitu besar,” ungkapnya.

Guna melanjutkan aksi sosial ini, Cinta juga membuka tautan donasi di bio Instagram miliknya bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.

Dukungan kemanusiaan juga terus mengalir dari jajaran artis yang belum berkesempatan turun langsung ke lapangan. Sebut saja di antaranya Marion Jola, Abdur Arsyad, hingga Ananda Omesh konsisten menggalang dana secara daring.

Musikus Mario G. Klau menyebarkan kotak donasi “Pray for Flores” saat tampil di panggung konser. Sementara itu, Sivia Azizah bersama tim siniar Catch Up Club, Ify Alyssa, dan Agatha Pricilla berhasil mengumpulkan donasi hingga ratusan juta rupiah serta menyisihkan sebagian profit merchandise mereka. Penyanyi Andien juga menyalurkan bantuan melalui Andien Aisyah Foundation.

Aksi solidaritas artis tanah air ini menjadi refleksi nyata bahwa semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar ikrar sejarah, melainkan kepedulian dan kerja bersama untuk saling menguatkan di masa-masa sulit. Pemulihan pascabencana butuh waktu panjang, dan uluran tangan kita masih sangat dibutuhkan saudara-saudara di NTT.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pameran Nandur Srawung 2026 Hadirkan Kelas Penulisan Kritik Seni Rupa

23 Oktober 2026 - 04:21 WITA

Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia

20 Oktober 2026 - 03:34 WITA

Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya

17 Oktober 2026 - 03:40 WITA

Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

15 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Artis yang Tak Tinggal Diam soal Karhutla Kalimantan: Nana Mirdad Murka, Luna Maya Buka Donasi

13 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Trending di Warta Entertainment