Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Entertainment

Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

badge-check


					Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan Perbesar

Andien Aisyah atau Andien menepis anggapan bahwa hanya orang berduit yang bisa sekolah lewat sekolah gratis yang didirikannya. Andien menyebut bahwa pemerintah memang sudah menyediakan sekolah gratis. Namun untuk anak pemulung dan anak Kampung Apung, persoalannya berbeda.

“Sebenarnya ketika ada stigma bahwa hanya yang punya uang yang bisa sekolah, itu enggak benar sama sekali. Dan pemerintah pun juga sudah mendirikan kok sekolah rakyat, sekolah gratis, gitu ya, yang bisa diikuti oleh banyak sekali orang,” ujar Andien Aisyah di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (11/10/2026).

Menurut Andien, anak-anak di kampung tersebut sudah terbiasa bekerja sejak kecil. Karena itu, cerita mereka tidak bisa disamakan dengan anak lain.

“Cuma ketika kita ngomonginnya masalahnya nih spesifik kepada anak-anak pemulung, anak-anak di Kampung Apung, yang dari kecil itu sudah terbiasa untuk bekerja, akan menjadi berbeda ceritanya, karena mereka sudah kerja dari kecil, gitu,” katanya.

1. Tak Sepenuhnya Gratis

Sebelumnya, konsep sekolah gratis di luar sana diketahui hanya berlaku untuk biaya sekolahnya. Biaya lain tetap harus ditanggung keluarga, mulai dari biaya transportasi, seragam, hingga buku pelajaran.

“Dan ketika kita ngomongin sekolah gratis, yang gratis kan sekolahnya, tapi transportasi ke sananya enggak gratis, kemudian seragamnya enggak gratis, bukunya enggak gratis juga, gitu,” ungkapnya.

2. Alasan Dirikan Sekolah di Tengah Perkampungan

Hal-hal itu membuat keluarga harus berpikir matang. Karena itu, Andien pun memilih mendirikan sekolah langsung di tengah perkampungan.

“Jadi, itu kenapa akhirnya solusi untuk mendirikan sekolah di tengah-tengah perkampungan tersebut menjadi yang paling apa ya, yang paling bijaksana yang bisa kita lakukan sekarang, at least untuk kami di Andien Foundation,” tuturnya.

3. Pendidikan Jalan Keluar dari Kemiskinan

Andien berharap pendidikan bisa memutus rantai kemiskinan di kampung-kampung itu. Ia ingin anak-anak berani bermimpi.

“Jadi aku merasa mungkin pendidikan bisa menjadi jalan keluar dari rantai kemiskinan yang mereka punya,” pungkas Andien.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya

17 Oktober 2026 - 03:40 WITA

Artis yang Tak Tinggal Diam soal Karhutla Kalimantan: Nana Mirdad Murka, Luna Maya Buka Donasi

13 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Sinopsis Empat Musim Pertiwi, Film Putri Marino yang Terpilih Mewakili Indonesia di Oscar

11 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Kris Dayanti Rajin Olahraga Wushu di Usia 50 Tahun, Sukses Raih Emas

9 Oktober 2026 - 05:56 WITA

Nilai Artis Kini Turut Menentukan Pilihan Penonton Konser

7 Oktober 2026 - 03:20 WITA

Trending di Warta Entertainment