Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya Satu Tahun di Afrika Tengah, 140 Personel FPU 7 Raih Penghargaan atas Misi Perdamaian Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

Warta Daerah

1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

badge-check


					1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital Perbesar

Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah (Jateng), Siti Farida, mendesak Dinas Sosial serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital (Diskomdigi) Jateng memperbaiki sistem keamanan digital mereka.

Hal itu menyusul diretas dan dicurinya 1,2 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik warga tergolong miskin di Jateng.

“Menurut kami, dari Dinas Sosial, bersama-sama dengan Komdigi, yang paling pokok adalah memperbaiki tingkat keamanan, baik itu website, laman, ataupun juga di aplikasi-aplikasi yang lain,” kata Farida ketika ditanya soal kasus dicurinya 1,2 juta NIK milik warga miskin di Jateng, Rabu (15/7/2026).

Dia menambahkan, kasus pencurian lebih 1,2 juta NIK tersebut merupakan warning bagi Dinsos dan Diskomdigi Jateng.

“Jadi laman di Dinas Sosial, termasuk beberapa turunan aplikasinya, juga harus betul-betul dipastikan tingkat sekuritinya,” ujarnya.

Menurut Farida, untuk pertanggungjawaban, memang perlu jelas siapa individu atau warga yang merasa dirugikan.

“Kalau memang misalnya mau betul-betul fair, ya dibuka saja posko pengaduan bagi warga untuk menyampaikan pengaduan atau laporan jika memang ada yang disalahgunakan datanya,” kata dia.

Farida juga mendorong dilakukannya pemeriksaan internal di Dinsos Jateng. Hal itu guna memastikan apakah ada kesalahan prosedur operasional yang akhirnya mengakibatkan terjadinya peretasan dan pencurian NIK.

“Karena ini terkait digitalisasi, hemat kami perlu ada kolaborasi dengan Dinas Komdigi,” ujarnya.

“Yang paling penting lagi adalah memastikan selanjutnya semua data-data itu aman,” tambah Farida.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya

20 Oktober 2026 - 03:32 WITA

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Protes Tambang Galian C, Warga Puncu Kediri Keluhkan Jalan Rusak dan Sulit Air

13 Oktober 2026 - 04:27 WITA

Trending di Warta Daerah