Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta Internasional

Kelab Malam di Thailand Terbakar Habis, 27 Orang Tewas-22 Kritis

badge-check


					Kelab Malam di Thailand Terbakar Habis, 27 Orang Tewas-22 Kritis Perbesar

Kebakaran hebat disertai ledakan mengguncang sebuah kelab malam populer di ibu kota Thailand, Bangkok, pada Minggu (12/7/2026) malam. Insiden yang terjadi di tengah ramainya pengunjung itu menewaskan sedikitnya 27 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka, termasuk 22 korban yang kini berada dalam kondisi kritis.

Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi kebakaran tempat hiburan paling mematikan di pusat pariwisata Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Otoritas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang diduga bermula dari bagian depan panggung sebelum asap dengan cepat memenuhi seluruh ruangan.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul yang langsung meninjau lokasi kejadian pada Senin (13/7/2026) mengonfirmasi jumlah korban jiwa.

“Kami telah mengevakuasi 27 jenazah, sementara korban lainnya telah dibawa ke rumah sakit,” kata Anutin, dilansir Reuters.

Berdasarkan kesaksian para penyintas, Anutin menjelaskan bahwa pub yang berada di Distrik Chatuchak, Bangkok, itu dengan cepat dipenuhi asap setelah api mulai berkobar sekitar pukul 23.57 waktu setempat pada Minggu malam.

Ia mengatakan banyak pengunjung berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke bagian belakang bangunan, tepatnya di sekitar area toilet. Namun, menurutnya, di lokasi tersebut tidak terdapat jalur evakuasi darurat.

Direktur Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Pemerintah Metropolitan Bangkok, Suriyachai Rawiwan, mengatakan selain korban tewas, sebanyak 63 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jumlah korban meninggal telah stabil di angka 27 orang,” ujar Suriyachai kepada Reuters.

Sementara itu, Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan dari para korban yang dirawat di rumah sakit, sebanyak 22 orang berada dalam kondisi kritis.

Menurut Suriyachai, ketika tim penyelamat tiba di lokasi, api sudah melalap hampir seluruh area pub. Berdasarkan keterangan para saksi, kobaran api pertama kali muncul di bagian depan panggung pertunjukan.

“Kami harus menunggu hasil penyelidikan kepolisian,” katanya.

Rekaman kamera petugas penyelamat yang dilihat Reuters memperlihatkan para pemadam kebakaran mengenakan masker oksigen memasuki bangunan Rong Beer Na Lat Phrao yang telah hangus. Dengan bantuan senter, mereka menyisir ruangan gelap untuk mencari korban yang masih selamat.

Video tersebut juga memperlihatkan sejumlah korban tergeletak di lantai dekat area toilet, sementara petugas penyelamat membawa tandu untuk mengevakuasi mereka. Di bagian lain video terlihat ruang utama pub yang telah rusak berat akibat kebakaran, meski meja bar dan bangku masih tampak berdiri.

Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt menjelaskan bahwa pub tersebut sebenarnya telah mengantongi izin operasional yang sah serta memiliki pintu darurat kebakaran. Namun, menurutnya, api menyebar sangat cepat sehingga asap tebal segera memenuhi seluruh ruangan dan kemungkinan besar menyulitkan para pengunjung untuk menemukan jalan keluar.

Hingga dini hari, petugas darurat masih berada di lokasi untuk mengevakuasi jenazah, sementara tim forensik mengumpulkan barang bukti guna membantu proses identifikasi para korban.

Puluhan jenazah yang telah diberi nomor tampak disusun dalam dua baris sebelum dipindahkan dari lokasi. Di sekitar area, puluhan petugas penyelamat terus bekerja, sementara bagian depan pub terlihat hangus dengan dinding yang menghitam akibat kobaran api.

Seorang anggota band yang sedang tampil di lokasi ketika kejadian menceritakan detik-detik mengerikan sebelum kebakaran terjadi.

Menurutnya, lampu di dalam pub sempat padam sesaat. Tidak lama kemudian, asap tebal memenuhi ruangan, disusul ledakan besar yang memicu kobaran api.

“Setelah ledakan itu saya tidak melihat ada orang yang mencoba berlari. Sebagian besar dari mereka sudah tergeletak di lantai sambil meminta tolong,” ujarnya kepada wartawan dengan kepala yang masih diperban, tanpa menyebutkan namanya.

Ia mengatakan dirinya berhasil menyelamatkan diri dengan berlari dari atas panggung menuju pintu keluar.

“Saya berlari menuju pintu dari atas panggung, sekitar lima meter. Saat itu gelap, dipenuhi asap, dan tidak ada oksigen,” katanya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

30 Agustus 2026 - 06:33 WITA

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Festival Indonesia Digelar di Swiss

27 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Kisah PMI Bangun Kedai Kuliner Indonesia di Jantung Kota Taipei

24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Sungai Tiber Mengering, Sisa Jembatan Romawi Kuno Terungkap ke Permukaan

20 Agustus 2026 - 05:15 WITA

Menlu AS Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI dan Sampaikan Duka atas Gempa NTT

17 Agustus 2026 - 06:52 WITA

Trending di Warta Internasional