Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta Utama

Alumnus Unair Berkarier Jadi Marine Biologist di Maldives

badge-check


					Alumnus Unair Berkarier Jadi Marine Biologist di Maldives Perbesar

Muhammad Cesar Briliandi sudah bertahun-tahun menyelami dalamnya lautan setelah kelulusannya dari Universitas Airlangga (Unair). Kini ia berkarier sebagai marine biologist di Sub-Oceanic, Le Méridien Maldives Resort & Spa.

Kisah Cesar bermula pada 2016 silam setelah kelulusannya dari Unair. Masih haus akan ilmu, Cesar bertolak ke National Taiwan Ocean University (NTOU) untuk melanjutkan studinya di bidang kelautan. Di sana, ia kembali belajar sekaligus membantu penelitian kelautan sebagai asisten riset.

Bagi Cesar, keterampilan yang ia peroleh di kampus tidak hanya berupa pengetahuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter. Cesar menekankan bahwa kemandirian adalah hal yang penting dan kegagalan adalah bagian berharga dari proses belajar.

Dalam menjalankan tugasnya, Cesar tergabung dalam sebuah komunitas profesional yang berfokus pada aspek operasional wisata bahari dan aktivitas riset. Posisi ini menjadikan Cesar tampil sebagai wajah ilmiah yang memperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian laut kepada masyarakat internasional.

Tim tersebut beranggotakan sekitar 15 orang di tengah ekosistem kerja resor yang mempekerjakan total kurang lebih 300 pegawai. Dalam lingkup tersebut, Cesar berperan dalam merancang dan mengimplementasikan program-program edukasi tentang cara menjaga dan menghargai laut kepada para tamu.

“Melalui wisata edukasi, kami mengajak para pengunjung untuk melihat keindahan bawah laut sekaligus memahami ancaman yang dihadapi. Mulai dari kerusakan terumbu karang hingga sampah kiriman,” jelasnya dalam laman Unair, dikutip Jumat (29/5/2026).

Pengetahuan tentang biologi perairan, ekologi, dan pengelolaan organisme akuatik yang ia tekuni selama ini menjadi landasan penting untuk memahami dinamika ekosistem laut tempat ia bekerja.

Kontribusinya tidak hanya dirasakan oleh tempat ia bekerja, tetapi juga oleh masyarakat luas. Melalui berbagai program wisata edukasi, Cesar membantu menumbuhkan kesadaran bahwa laut bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sistem kehidupan yang harus dijaga kelestariannya.

Cesar merasa aspek yang paling menyenangkan dari pekerjaannya adalah kedekatannya dengan alam dan kesempatan untuk membangun relasi dengan banyak orang dari berbagai negara.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama