Menu

Mode Gelap
Masyarakat Papua Berharap Dedi Mulyadi Bisa Menyelamatkan Hutan LAN: ASN harus jadi teladan etika digital berdasarkan Pancasila Alumnus Unair Berkarier Jadi Marine Biologist di Maldives KSAU Ingatkan Prajurit TNI AU Jaga Integritas, Profesionalisme, dan Semangat Pengabdian Kisah Mauliyan dan Ariandi, Orangutan Kurus yang Bertahan di Tengah Krisis Habitat Rustini Muhaimin nilai literasi harus jadi kebiasaan sejak dini

Warta TNI

TNI AL Klaim Selamatkan Rp 14,8 T Potensi Kerugian Negara Lewat Operasi Laut

badge-check


					TNI AL Klaim Selamatkan Rp 14,8 T Potensi Kerugian Negara Lewat Operasi Laut Perbesar

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengeklaim, TNI Angkatan Laut telah menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 14,8 triliun sepanjang 2025 hingga Mei 2026.

Denih menyebutkan, potensi kerugian negara tersebut diselamatkan lewat berbagai operasi keamanan laut dan penegakan hukum yang dilakukan TNI AL.

“Sepanjang tahun 2025, TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada RI dan jajaran berhasil menggagalkan berbagai penyelundupan dan kejahatan maritim dengan total nilai ekonomi negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 14,7 triliun lebih,” kata Denih di Markas Koarmada RI, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Denih mengatakan, operasi tersebut dilakukan di sejumlah perairan strategis Indonesia, mulai dari Selat Malaka, Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I hingga ALKI III, Laut Sulawesi, sampai perairan Papua.

Berbagai potensi ancaman tersebut berupa penyelundupan barang ilegal, narkotika, illegal fishing, illegal mining, perdagangan orang, penyelundupan bahan bakar minyak, hingga perompakan.

Sementara itu, pada periode Januari hingga Mei 2026, TNI AL mencatat sedikitnya 26 kasus kegiatan ilegal berhasil digagalkan dengan nilai potensi kerugian negara yang mencapa Rp 112,9 miliar.

Kasus yang ditindak beragam, mulai dari penyelundupan pasir timah, rokok ilegal, sianida, arang bakau, kosmetik ilegal, hingga perdagangan benih bening lobster dan pekerja migran Indonesia nonprosedural.

“Pada bulan Mei 2026, TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan enam kegiatan ilegal dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 14,9 miliar rupiah,” jelas dia.

Barang bukti yang diamankan antara lain 14,4 juta ekor benih bening lobster, 278.000 batang rokok ilegal, serta 252,4 liter minuman keras tradisional jenis moke dan sopi.

Dengan demikian, sepanjang 2025 hingga Mei 2026, TNI AL menyelamatkan potensi kerugian negara senilai Rp 14,8129 triliun.

Selain operasi laut, TNI AL melalui Pusat Penerbangan Angkatan Laut juga disebut menggagalkan empat kegiatan ilegal melalui operasi udara.

Dari operasi itu, potensi kerugian negara yang diklaim berhasil dicegah mencapai Rp 2,6 miliar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KSAU Ingatkan Prajurit TNI AU Jaga Integritas, Profesionalisme, dan Semangat Pengabdian

30 Mei 2026 - 01:37 WITA

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

18 Mei 2026 - 06:16 WITA

11 Mei HUT Polisi Militer TNI

12 Mei 2026 - 07:20 WITA

Mabes TNI Tertibkan 12 Rumah Dinas di Komplek Slipi yang Dihuni Anak Purnawirawan

7 Mei 2026 - 03:29 WITA

Beri Taklimat Kepada 1.500 Komandan Satuan TNI, Presiden Prabowo Kobarkan Semangat Juang dan Soliditas

1 Mei 2026 - 16:26 WITA

Trending di Warta TNI