Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Satelit N5 beroperasi, percepat pemerataan internet di RI

badge-check


					Satelit N5 beroperasi, percepat pemerataan internet di RI Perbesar

Satelit Nusantara Lima resmi beroperasi dan akan berperan penting dalam mempercepat pemerataan akses internet di Indonesia terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Hari ini kami dengan bangga meresmikan operasional Satelit Nusantara Lima, sebuah simbol yang penting untuk negara kita dalam mempertahankan kemandirian nasional kita sendiri,” kata Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso dalam acara peresmian di Jakarta Selatan, Senin.

Adi menjelaskan, wahana antariksa ini dipastikan akan memenuhi kebutuhan konektivitas di Indonesia serta dimanfaatkan untuk konektivitas nasional di Filipina. Saat ini PSN juga tengah melakukan penjajakan pemanfaatan Satelit Nusantara Lima dengan Malaysia.

“Ini bukti bahwa negara-negara tetangga kita mementingkan kemandirian konektivitas di tengah dinamika global politik dunia saat ini,” ujar Adi.

Dengan kapasitas 160 Gbps, pemanfaatan Satelit Nusantara Lima akan diprioritaskan untuk kebutuhan pemerataan akses internet di Indonesia.

Satelit ini ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor, mulai dari pemerintah, swasta, hingga lembaga lainnya.

“Kita ingin memberikan suatu opsi kepada kepentingan pemakaian Indonesia bahwa kita bisa memiliki kapasitas yang bisa dipakai dan bisa diandalkan,” kata Adi.

Dari total kapasitas tersebut, PSN mengalokasikan masing-masing 20 Gbps untuk dimanfaatkan oleh Filipina dan Malaysia.

SNL merupakan satelit berteknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan total kapasitas lebih dari 160 Gbps, menggunakan platform Boeing 702MP, dan memiliki 101 spot beam Ka-band yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Dalam mendukung operasional Satelit N5, PSN telah menyiapkan tujuh stasiun bumi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Cikarang, Gresik, Kupang, dan Tarakan.

Dengan beroperasinya Satelit N5, maka Indonesia akan memiliki kapasitas lebih dari 400 Gbps yang merupakan terbesar di Asia Pasifik.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara