Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

BGN Minta Maaf usai Adanya 72 Siswa SD Diduga Keracunan MBG di Duren Sawit

badge-check


					BGN Minta Maaf usai Adanya 72 Siswa SD Diduga Keracunan MBG di Duren Sawit Perbesar

Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf usai adanya temuan 72 siswa sekolah dasar (SD) di Duren Sawit, Jakarta Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Kamis (2/4/2026).

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini, kata Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang dalam keterangan pers, Sabtu (4/4/2026).

BGN memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban serta langsung menghentikan operasional dapur terkait.

“Kami juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit,” ucap Nanik.

Lebih lanjut, Nanik menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas sebagai bentuk tanggung jawab dan pengamanan dengan menghentikan operasional SPPG tersebut.

“Selain itu, SPPG Pondok Kelapa kami suspend untuk waktu yang tidak terbatas karena kondisi dapur, termasuk tata letak dan IPAL, masih belum memenuhi standar,” tegas Nanik.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut para siswa diduga keracunan usai menyantap makanan yang berasal dari satu dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).

“Makanan yang disiapkan oleh SPPG di lokasi Pondok Kelapa 2,” ujar Pramono usai menjenguk korban di RSKD Duren Sawit, Sabtu (4/4/2026).

Menu yang disajikan saat itu adalah spageti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi.

“Saya tadi sudah melihat sebagian besar yang korban terdampak memang diduga dari makanan spagetinya,” ucap Pramono.

Usai menyantap menu tersebut, para siswa mengalami sejumlah gejala keracunan seperti mual, muntah, diare, demam, hingga nyeri perut. Adapun dugaan sementara penyebab kejadian berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi tidak dalam kondisi segar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara