Menu

Mode Gelap
Kisah Heroik Sugianto Selamatkan Lansia Korsel Bikin Prabowo Bangga Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI Diduga Melakukan Pelanggaran, Aspidum Kejati Jatim Dicopot usai Diamankan Kejagung Dude Harlino-Alyssa Soebandono Penuhi Panggilan Bareskrim, Diperiksa Terkait Kasus Penipuan PT DSI Kisah Ibu-ibu Sukses Rintis UMKM dari Modal Terbatas & Pelatihan Finansial Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Rampungkan Kunjungan ke Jepang dan Republik Korea

Warta Nusantara

Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI

badge-check


					Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI Perbesar

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan kesiapannya, dalam berkolaborasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi) Nezar Patria, saat menerima kunjungan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji.

Dalam pertemuan di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu 1 April 2026, Nezar menyebut, kolaborasi ini untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Terlebih lagi dalam pengelolaan layanan publik yang berbasiskan pada data peserta BPJS Kesehatan.

Sebab diungkapkan Wamenkomdigi, pengelolaan data dalam skala besar, saat ini tidak lagi bisa dilakukan konvensional. Sehingga, pengelolaan data tersebut harus dipadukan dengan mengadopsi teknologi AI, untuk mengefektifkan kinerja pelayanan.

“Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual, datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” kata Nezar dalam keterangan resminya Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Ia mengatakan, Kemkomdigi telah menyiapkan ekosistem pengelolaan data dengan teknologi AI. Hal ini dilakukan melalui program AI Talent Factory, yang dapat langsung digunakan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta didukung perusahaan teknologi global dan universitas internasional. Dengan demikian kolaborasi tersebut diyakininya, dapat langsung dijalankan dengan memadukan data, use case, dan talenta yang sudah tersedia.

“Kalau BPJS Kesehatan punya use case dan data, kami punya talenta dan ekosistem. Ini bisa langsung kita kerjakan bersama. Tujuannya jelas, layanan ke masyarakat harus lebih cepat, lebih akurat,” ujar Wamenkomdigi Nezar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Rampungkan Kunjungan ke Jepang dan Republik Korea

2 April 2026 - 09:46 WITA

Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6 di Malut Dinyatakan Berakhir, BMKG Pantau Kenaikan Muka Air di Beberapa Wilayah

2 April 2026 - 09:40 WITA

Peneliti BRIN Ungkap Akar Struktural Kerentanan Sosial di Indonesia

1 April 2026 - 03:10 WITA

2.000 ASN Kementerian PU hingga Kemenhub Sudah Ngantor di IKN

31 Maret 2026 - 09:35 WITA

Haru dan Bangga, Diaspora Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Tokyo

30 Maret 2026 - 04:03 WITA

Trending di Warta Nusantara