Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Warta Daerah

Gereja Berbagi Bingkisan Lebaran, Bukti Keharmonisan Umat Beragama di Indonesia

badge-check


					Gereja Berbagi Bingkisan Lebaran, Bukti Keharmonisan Umat Beragama di Indonesia Perbesar

Sejak Kamis (12/3/2026) pagi, halaman Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock di Kelurahan Kenayan, Tulungagung, sudah dipenuhi antrean warga. Mereka datang membawa kupon dari kelurahan masing-masing, berharap pulang dengan bingkisan sembako untuk menyambut Hari Raya Idulfitri.

Ribuan warga pra sejahtera dari berbagai penjuru kota tampak sabar menunggu giliran. Meski harus berdesakan dalam antrean panjang, suasana tetap hangat. Senyum dan sapaan ringan antar warga mewarnai kegiatan sosial yang sudah menjadi tradisi tahunan ini.

Menjelang Lebaran tahun 2026 ini, jemaat GBI Rock Tulungagung membagikan 2.200 paket bingkisan Lebaran kepada warga pra sejahtera yang tersebar di 17 kelurahan di Tulungagung. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 2.000 paket untuk 15 kelurahan.

Pengurus GBI Rock Tulungagung, Ramlan Sinaga, mengatakan kegiatan berbagi ini sudah berlangsung selama 15 tahun. Tujuannya sederhana, ikut menghadirkan kebahagiaan bagi warga yang akan merayakan Idulfitri.

“Sasarannya warga pra sejahtera yang akan merayakan Idulfitri. Kami ingin melengkapi sukacita mereka di hari raya dengan paket yang kami berikan hari ini,” ujar Ramlan.

Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, serta biskuit dan minuman. Nilainya sekitar Rp100 ribu per paket.

Agar pembagian tepat sasaran, pihak gereja bekerja sama dengan pemerintah kelurahan. Data warga pra sejahtera diperoleh dari kelurahan, kemudian penerima diberi kupon dengan warna berbeda sesuai wilayah masing-masing.

“Kelurahan yang menentukan kategori warga pra sejahtera. Kami hanya memfasilitasi supaya pembagian berjalan tertib dan tepat sasaran,” jelas Ramlan.

Lebih dari sekadar kegiatan sosial, aksi ini juga menjadi simbol kepedulian lintas iman. Jemaat gereja berbagi kepada warga yang mayoritas akan merayakan Lebaran.

“Harapan kami, teman-teman pra sejahtera bisa merasakan sukacita di Lebaran ini,” tambahnya.

Bagi warga penerima, bantuan ini sangat berarti. Lilik Suryani salah satunya, warga Kelurahan Jepun tersebut mengaku hampir setiap tahun datang untuk menukar kupon dengan bingkisan Lebaran. Ia merasa sangat terbantu dengan paket sembako yang diterimanya.

“Setiap tahun dapat. Isinya seperti tahun lalu, ada minuman, gula, dan lainnya. Sangat membantu,” kata Lilik sambil tersenyum.

Di tengah antrean panjang pagi itu, terselip pesan sederhana namun kuat, perbedaan agama tidak menghalangi orang untuk saling peduli dan Lebaran terasa lebih hangat bagi semua.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

3 September 2026 - 05:21 WITA

Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya

31 Agustus 2026 - 09:09 WITA

El Nino Picu Migrasi Ikan, Nelayan Kecil Hadapi Beban Ongkos Melaut

29 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Jalan ke Kawasan Baduy Lebak Rusak, Tokoh Adat Harap Segera Diperbaiki

28 Agustus 2026 - 04:53 WITA

Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi

24 Agustus 2026 - 05:48 WITA

Trending di Warta Daerah