Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Warta Daerah

WKRI siapkan menu buka puasa bagi 400 jamaah Masjid Al-Aqsha Sentani

badge-check


					WKRI siapkan menu buka puasa bagi 400 jamaah Masjid Al-Aqsha Sentani Perbesar

Wanita Katolik RI (WKRI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Sang Penebus Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua menyiapkan menu buka puasa bagi 400 jamaah Masjid Al-Aqsha Sentani, Rabu (11/3/2026).

Ketua WKRI DPC Sang Penebus Sentani Irene Waine di Sentani, Rabu, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari aksi nyata pihaknya dalam masa puasa pra-Paskah dengan tema “Membagi Tali Kasih Persaudaraan”.

“Saat ini umat Katolik juga melaksanakan puasa dan pantang kemudian umat Islam menjalani ibadah puasa sehingga kami ke sini untuk berbagai,” katanya.

Menurut Irene, aksi ini juga sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan serta memperkuat toleransi umat beragama di Kabupaten Jayapura.

“Menu buka puasa ini disiapkan oleh semua WKRI DPC Sentani dan kegiatan ini merupakan kali pertama yang kami lakukan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, selain menyiapkan menu berbuka puasa bagi 400 jamaah pihaknya juga membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Masjid Al-Aqsha Sentani.

“Kami harapkan melalui kegiatan memperkuat solidaritas antarumat beragama,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Aqsha Sentani Taufik Muhammad menyampaikan apresiasi kepada WKRI DPC Sang Penebus Sentani atas partisipasi menyiapkan menu buka puasa bagi jamaah.

“Kami dari pengurus masjid sangat terharu karena ini suatu kebersamaan yang baik karena tidak lagi melihat agama tetapi sisi kemanusiaan. Dan ini sangat luar biasa,” katanya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

3 September 2026 - 05:21 WITA

Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya

31 Agustus 2026 - 09:09 WITA

El Nino Picu Migrasi Ikan, Nelayan Kecil Hadapi Beban Ongkos Melaut

29 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Jalan ke Kawasan Baduy Lebak Rusak, Tokoh Adat Harap Segera Diperbaiki

28 Agustus 2026 - 04:53 WITA

Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi

24 Agustus 2026 - 05:48 WITA

Trending di Warta Daerah