Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan kepada pemerintah pusat agar pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di luar Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di Kecamatan Penajam di wilayah kabupaten mitra IKN itu.
“Sekolah Taruna Nusantara di Penajam, di wilayah kabupaten penyangga IKN dapat semakin berkembang dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya mengenai pengembangan IKN di Penajam, Rabu.

Pembangunan Sekolah Taruna Nusantara ditangani langsung secara teknis oleh Kementerian Pertahanan, ujar dia, bisa dibangun di lahan milik pemerintah kabupaten maupun kawasan Badan Bank Tanah yang dinilai strategis dan layak untuk pembangunan sekolah tersebut.
Pemerintah pusat telah menyiapkan lahan dengan luas 60,48 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tepatnya di zona 1C dan sekitar 23,38 hektare direncanakan untuk bangunan gedung, sedangkan sisanya untuk kawasan hijau.
“KIPP IKN sudah cukup berkembang dan mitra IKN perlu didorong agar ikut tumbuh seiring pembangunan nasional,” katanya.
Pembangunan di luar kawasan inti, ujarnya, dapat memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah penyangga IKN.
Usulan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu bentuk dukungan terhadap rencana pembangunan sekolah nasional yang digagas Kementerian Pertahanan kerja sama dengan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN).
“Pemerintah kabupaten sudah membuat rekomendasi lahan untuk lokasi pembangunan sekolah itu, yang rencana dibangun tahun depan,” katanya.
Ia menyebut perwakilan dari instansi terkait telah melakukan peninjauan lapangan sebagai bagian dari tahapan pemetaan lokasi Sekolah Taruna Nusantara di daerah itu.
****









