Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta TNI

Kesenian Indonesia Meriahkan Medal Parade Kontingen Garuda di Afrika Tengah

badge-check


					Kesenian Indonesia Meriahkan Medal Parade Kontingen Garuda di Afrika Tengah Perbesar

Sejumlah kesenian Indonesia memeriahkan upacara ‘Medal Parade Kontingen Garuda’ di Mpoko Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, pada beberapa waktu lalu. Beberapa di antaranya adalah tari Kecak dari Bali dan seni bela diri Silat.

Melansir PMPP TNI, Senin (8/9), Medal Parade adalah upacara penyematan medali kehormatan kepada para prajurit dari berbagai negara jelang akhir masa penugasan. Dalam parade kali ini, Deputy Force Commander MINUSCA Mayor Jenderal TNI Maychel Asmi, hadir secara langsung dan menyematkan medali kehormatan kepada para prajurit kontingen Indonesia yang telah menjalankan tugas misi perdamaian selama satu tahun terakhir.

Penyematan medali ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan dari PBB atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa para pasukan Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah konflik Republik Afrika Tengah.

“Hari ini, kalian telah membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia hadir tidak hanya dengan seragam, tetapi juga dengan hati. Kalian telah memberikan dedikasi terbaik dalam menjalankan misi perdamaian dunia di tanah Afrika Tengah. Itu semua patut kita syukuri, dan tentu harus disertai dengan sikap rendah hati,” ujar Maychel.

Ia menuturkan, misi PBB ini bukan tanpa tantangan. Para personel harus menghadapi kondisi medan yang berat, dinamika sosial yang kompleks, dan risiko keamanan yang tinggi. Namun, dengan semangat gotong royong dan integritas tinggi, Kontingen Garuda mampu menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian serta meraih kepercayaan dari komunitas internasional dan masyarakat lokal.

“Penampilan terakhir kalian mencerminkan kekuatan persatuan, disiplin, dan profesionalisme. Senyum dan tawa bahagia yang kalian tunjukkan hari ini bukan hanya bentuk kegembiraan, tetapi juga cerminan keberhasilan dalam mengemban amanah bangsa,” imbuhnya.

“Manfaatkan sisa waktu misi ini untuk konsolidasi internal. Utamakan keselamatan dan keamanan, serta lakukan pengecekan rutin terhadap personel. Para komandan wajib peduli terhadap kondisi anak buah. Jangan lupa untuk selalu memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita semua diberikan perlindungan, kesehatan, dan kesuksesan. Terima kasih atas pengabdiannya. Indonesia bangga memiliki prajurit-prajurit tangguh seperti kalian,” pungkasnya.

Bukan hanya menjadi penanda akhir masa tugas, upacara ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia terus aktif berkontribusi dalam misi perdamaian global, dengan menjunjung nilai kemanusiaan.

Turut hadir Deputy Special Representative of the Secretary-General Mohamed Ag Ayoya, Force Commander (FC), Police Commissioner (PC), Deputi Force Commander, perwakilan FACA, serta para komandan kontingen dari berbagai negara di wilayah Bangui.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

19 Oktober 2026 - 02:59 WITA

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

16 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Wujudkan Bumi Nyiur Melambai Aman dan Kondusif, Lanudsri Koordinasi dengan Polda Sulut

15 Oktober 2026 - 06:39 WITA

Perempuan TNI Pertama Pimpin DWP Sulsel, Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan

14 Oktober 2026 - 05:46 WITA

Pangandaran Run 2026, Ribuan Langkah untuk Kebersamaan TNI dan Rakyat

12 Oktober 2026 - 05:10 WITA

Trending di Warta TNI