Menu

Mode Gelap
Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura KPK Sita Dolar dan Emas dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Warta TNI

Taifib dan TNI AU Terjun Tempur dari Pesawat CN Prancis di Dabo Singkep

badge-check


					Taifib dan TNI AU Terjun Tempur dari Pesawat CN Prancis di Dabo Singkep Perbesar

Prajurit Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 1 Marinir bersama TNI AU melaksanakan latihan terjun tempur dalam rangkaian Super Garuda Shield 2025 di Bandara Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Minggu (31/8).

Penerjunan dilakukan menggunakan pesawat CN buatan Prancis dengan zona pendaratan di area bandara.

Sebelum melompat, prajurit terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dan menerima pengarahan teknik, hingga taktik terjun tempur dari jumping master.

Komandan Denipam 1 Marinir, Letkol (Mar) Romanimbun Butarbutar, menegaskan terjun tempur menjadi salah satu metode penting dalam operasi amfibi.

“Terjun tempur merupakan teknik infiltrasi udara yang digunakan untuk memasuki wilayah musuh tanpa terdeteksi. Ini membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan keahlian khusus,” ujarnya, dikutip dari keteranganPasmar 1, Senin (1/9).

Ia menekankan aspek keamanan menjadi prioritas utama. “Laksanakan latihan ini dengan penuh semangat dan profesionalisme, serta utamakan faktor keamanan,” jelasnya.

Super Garuda Shield 2025 adalah latihan militer gabungan multinasional yang digelar di Indonesia, melibatkan ribuan prajurit dari lebih dari 13 negara dengan total sekitar 6.500 personel.

Digelar pada 25 Agustus-4 September, kegiatan mencakup berbagai materi seperti operasi udara, latihan staf, pertahanan siber, operasi amfibi, operasi lapangan, hingga penembakan langsung dan HIMARS.

Adapun Super Garuda Shield 2025 merupakan edisi terbesar dalam sejarah latihan ini, diselenggarakan oleh TNI dan Amerika Serikat, serta dihadiri oleh negara-negara sahabat seperti Australia, Kanada, Jepang, Prancis, Inggris, Korea Selatan, Belanda, Selandia Baru, Singapura, India, Brasil, dan lainnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KSAU Ingatkan Prajurit TNI AU Jaga Integritas, Profesionalisme, dan Semangat Pengabdian

30 Mei 2026 - 01:37 WITA

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

18 Mei 2026 - 06:16 WITA

TNI AL Klaim Selamatkan Rp 14,8 T Potensi Kerugian Negara Lewat Operasi Laut

13 Mei 2026 - 06:28 WITA

11 Mei HUT Polisi Militer TNI

12 Mei 2026 - 07:20 WITA

Mabes TNI Tertibkan 12 Rumah Dinas di Komplek Slipi yang Dihuni Anak Purnawirawan

7 Mei 2026 - 03:29 WITA

Trending di Warta TNI