Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Internasional

Meresahkan Bertahun-tahun, 100 Bandit Dibom Militer Pakai Jet Tempur

badge-check


					Meresahkan Bertahun-tahun, 100 Bandit Dibom Militer Pakai Jet Tempur Perbesar

Tentara membantai habis lebih dari 100 bandit bahkan dengan menggunakan jet tempur. Hal ini terjadi Nigeria, di mana geng kriminal terus meresahkan warga dan meneror penduduk bertahun-tahun.

Mengutip AFP, Selasa (12/8/2025), badan pemantauan konflik yang dibuat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan militer telah melakukan serangan darat dan udara, di Nigeria barat laut dan tengah, Senin.

Para bandit kerap menyerbu desa-desa, menculik penduduk untuk tebusan dan membakar rumah setelah melakukan penjarahan.

Salah satunya di negara bagian Zamfara. Jet tempur yang berkoordinasi dengan pasukan darat menggempur lebih dari 400 bandit yang berkumpul di kamp hutan Makakkari.

“Serangan militer sebagai respons terhadap banditisme berturut-turut, terutama penculikan, di negara bagian tersebut pada bulan sebelumnya”, kata laporan badan pemantau PBB.

“Setidaknya lebih dari 100 tewas,” tambah laporan itu.

Perlu diketahui krisis bandit di Nigeria berawal dari konflik hak atas tanah dan air antara penggembala dan petani. Kekerasan kemudian meluas berubah menjadi kejahatan terorganisir, dengan geng-geng yang mengacak-acak desa-desa di tengah minimnya kehadiran pemerintah.

Pencurian ternak dan penculikan telah menjadi sumber pendapatan besar di pedesaan yang sebagian besar miskin. Kelompok-kelompok tersebut juga memungut pajak dari petani dan penambang rakyat.

Konflik ini memperburuk masalah malnutrisi di Nigeria wilayah barat laut karena serangan-serangan yang mendorong orang-orang meninggalkan pertanian mereka. Meskipun pengerahan militer untuk memerangi geng-geng kriminal sejak 2015 dan pembentukan pasukan milisi oleh pemerintah negara bagian Zamfara dua tahun lalu, kekerasan tetap berlanjut.

Pada bulan Juli, pasukan Nigeria menewaskan setidaknya 95 anggota geng bersenjata dalam baku tembak dan serangan udara di negara bagian Niger di wilayah barat laut. Namun, militer kewalahan, dengan bandit menyebar dari jantung wilayah barat lautnya hingga ke Nigeria tengah.

Para bandit, yang terutama bermotivasi uang, juga telah meningkatkan kerja sama mereka dengan kelompok-kelompok jihadis Nigeria. Kelompok itu sudah melancarkan pemberontakan bersenjata terpisah yang telah berlangsung selama 16 tahun di wilayah timur laut.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Indonesia Juara Umum Kompetisi Olahraga-Budaya ISCG 2026 di Pakistan

10 Oktober 2026 - 05:03 WITA

Bos IMF Ngomel ke Negara-Negara Maju, Utang Dunia Bakal 100% PDB

8 Oktober 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Internasional