Kabupaten Aceh Tengah termasuk salah satu daerah parah terdampak bencana akhir November 2025. Dua bulan pasca musibah, daerah di dataran tinggi Gayo itu kembali siap menyambut kunjungan wisatawan.
Aceh Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Tanah Rencong. Ada banyak destinasi favorit warga di daerah dengan udara sejuk itu, salah satunya Danau Lut Tawar.

Namun saat ini kondisi jalan di sepanjang danau belum masih terdapat bekas longsoran. Beberapa objek wisata di danau ikut terdampak.
“Tapi arung jeram, terus homestay, hotel itu tidak ada masalah. Apalagi penjualan kopi, kafe-kafe ini masih bagus. Jadi kalau masyarakat yang mau hadir ke Aceh Tengah, sudah bisa hari ini,” kata Bupati Aceh Tengah Haili Yoga kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, pelaku pariwisata di Aceh Tengah sudah siap menanti wisatawan. Mantan Pj Bupati Bener Meriah itu mengajak turis kembali bertamasya ke daerahnya.
“Kalau mau wisata ke Takengon aja. Kita sudah siap bahwa Aceh Tengah itu adalah sebagai tujuan wisata. Ini arung jeram, tidak ada masalah dari awal. Tidak ada masalah terkait tentang bencana ini seperti itu,” jelasnya.
“Jadi mari saudaraku kunjungi Aceh Tengah, Aceh Tengah seperti sedia kala, kami selalu menanti dan melayani masyarakat yang hadir di Aceh Tengah,” lanjutnya.
Haili menyebutkan, kunjungan wisatawan ke Aceh Tengah menurun drastis akibat bencana. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan mempromosikan kembali pariwisata di sana.
“Kunjungan sangat berkurang. Maka kita harus berpromosi, menyampaikan bahwa Aceh Tengah wajib dikunjungi. Sudah boleh seperti sedia kala,” ujar Haili.
****









